BANYUWANGI, Liputan Terkini – Diberitakan sebelumnya, bahwa Tim Terpadu secara serentak melakukan penutupan tambang Galian C di duga tak berijin di wilayah Kabupaten Banyuwangi beberapa pekan lalu.
Sedikitnya ada 35 titik lokasi tambang Galian C di Banyuwangi yang di tertibkan dan di tutup sementara oleh Tim Terpadu saat itu.
Tak ayal, langkah Tim Terpadu kala itu, mendapat dukungan dan apresiasi berbagai ormas dan tokoh publik di Banyuwangi. Salah satunya yakni Komunitas Angkutan dan Material Banyuwangi (Koralwangi). Selasa (10/1/2023).
Ditemui Liputan Terkini, Jos Rudy, selaku Ketua Koralwangi menyatakan “Saya atas nama Koralwangi sangat mengapresiasi dan berterima kasih, karena dengan adanya penutupan tambang Galian C secara serentak oleh Tim Terpadu, ternyata justru membuat para penambang sadar, dan secara legowo mengurus ijin, walaupun saat ini beramai-ramai baru tahap WIUP, namun artinya kesadaran itu di mulai dari sekarang, sedikitnya ada 27 lokasi tambang Galian C yang sudah melakukan pengurusan ijin dari 35 titik yang di plang sebelumnya, ungkap Jos Rudy.
Mudah-mudahan selanjutnya tambang Galian C di Banyuwangi semua punya ijin, artinya kedepan jadi lebih baik, dan serapan pajak dari sektor tambang Galian C akan masuk ke pendapatan daerah, sehingga target dari sektor tambang dapat terpenuhi, tambah Jos Rudy.
Saat ini Tim Terpadu dengan semangatnya mendampingi para penambang untuk mengurus ijin, kita sebagai insan penambang Galian C dan pengelola armada sangat mengapresiasi dan memberikan penghargaan setinggi-tingginya kepada Tim Terpadu.
“Harapannya kedepan seluruh tambang Galian C di Banyuwangi memiliki ijin dan dapat memenuhi kebutuhan material yang memang sangat di butuhkan oleh pemerintah daerah Kabupaten Banyuwangi untuk pembangunan infrastruktur yang tentunya menjadi faktor penting dalam peningkatan perekonomian masyarakat Banyuwangi”, pungkasnya.**
(Tim)














