Scroll untuk baca artikel
Aldy Travel Banyuwangi Bali Banner
Example floating
Example floating
ADVERTISEMENT
Daerah Istimewa YogjakartaPeristiwa

Tragis! Hendak di Bangunkan Temannya, Ternyata Sokheri Sudah Tak Bernyawa

5
×

Tragis! Hendak di Bangunkan Temannya, Ternyata Sokheri Sudah Tak Bernyawa

Sebarkan artikel ini
ADVERTISEMENT

Bantul, DIY – liputanterkini.co.id | Pada hari Rabu, 30 Agustus 2023, seorang pria bernama Sokheri tragis meninggal dunia secara mendadak di tempat penggergajian kayu yang berlokasi di Bangkel RT 02, Bangkel, Srimulyo, Piyungan, Bantul. Kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 08.00 WIB.

Identitas korban, Sokheri, seorang pria berusia 46 tahun, lahir di Banyumas pada tanggal 28 Desember 1976. Alamatnya tercatat di Gunung Lurah RT/RW 002/009, Gunung Lurah, Cilongok, Banyumas, Jawa Tengah.

Box Iklan
ADVERTISEMENT
Box Iklan Banner
Lanjut Membaca

Dua saksi juga hadir pada saat kejadian. Saksi pertama, Purwanto (39) dengan alamat di Payak Tengah Rt 04, Srimulyo, Piyungan, Bantul. Saksi kedua, Santoso (41) beralamat di Karang Wetan RT 01/29, Tegaltirto, Berbah, Sleman.

Menurut keterangan dari saksi pertama, sekitar pukul 07.30 WIB, ia datang ke tempat penggergajian kayu dan menuju ke rumah/kamar korban dengan niat membangunkannya. Namun, meskipun sudah beberapa kali mencoba membangunkan korban, Sokheri tetap tidak merespons.

Saksi pertama kemudian menghubungi saksi kedua, dan bersama-sama mereka menghubungi Polsek Piyungan untuk melaporkan kejadian tersebut. Polsek Piyungan segera merespon dan mendatangi tempat kejadian. Pihak kepolisian juga menghubungi Puskesmas Piyungan dan INAFIS Polres Bantul untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Tim medis dari Puskesmas Piyungan, yang dipimpin oleh dr. Kiki Fatma, serta tim INAFIS Polres Bantul di bawah kendali Aipda Wijanarko, melakukan pemeriksaan terhadap korban. Hasil pemeriksaan menyatakan bahwa korban telah meninggal dunia lebih dari 2 jam sebelumnya, diperkirakan pada pukul 04.00 atau 05.00 WIB. Tubuh korban sudah dalam keadaan kaku, dingin, dan terdapat lebam di bagian belakang tubuhnya. Namun, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

Keluarga korban menerima fakta bahwa kejadian tersebut adalah musibah, dan jasad korban dibawa pulang ke Banyumas, Jawa Tengah, untuk dikebumikan. Kejadian ini meninggalkan duka mendalam bagi keluarga dan kerabat Sokheri. Semoga korban mendapat tempat yang layak di akhirat.

( Bayu / plres Bntul )

ADVERTISEMENT
Box Iklan Banner
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *