JAKARTA, Liputan Terkini – Sejumlah komunitas perwakilan profesi para tukang Se-Indonesia seperti Tukang Bangunan, Listrik, Las, Kontruksi, Genset, Bor, Service AC, Service Elektronik, dll, berkumpul mendeklarasikan dukungannya kepada calon presiden Jenderal TNI (Purn.) Moeldoko untuk maju dalam perhelatan Pilpres 2024.
Deklarasi tersebut dilakukan di Kutabex JV Food & Sport Center, Jl. KH.Moh.Mansyur No.101, RW.1, Duri Sel., Kec. Tambora, Kota Jakarta Barat, pada Sabtu 10 November 2022. Sore Hari 15.00 WIB.
Komunitas para tukang-tukang didirikan oleh Anton Santoso yang mempunyai keahlian bertujuan untuk memberikan solusi lingkungan masyarkat dan peningkatan sumber daya profesi keahlian tukang.
Anton mengatakan komunitas Para Tukang-Tukang bersama Moeldoko juga akan menyelenģgarakan ujian kompetensi untuk mematuhi peraturan perundang-undangan serta mendapatkan perlindungan hukum hak-hak pekerja profesi tukang.
“Tukang yang telah lulus ujian kompetensi mempunyai jenjang penilaian, Pemula, Madya dan Utama, melaksanakan kerja penuh tanggung jawab dan kode etik terhadap masyarakat dan lingkungan sehingga dapat pengakuan profesi Tukang”, ujar Anton.
Anton Santoso yang berprofesi sebagai pengusaha Genset Highlander Indonesia terpanggil mendirikan organisasi Dewan Profesi Para Tukang untuk mendapatkan pengakuan keahlian oleh pemerintah dan dunia internasional terutama lapangan pekerjaan dan standar gaji yang layak.
KSP Moeldoko dipercaya oleh Anton sebagai sosok pemimpin masa depan melanjutkan tongggak perjuangan Presiden Joko Widodo yang mempunyai integritas memperjuangkan hak-hak pekerja Indonesia dalam melakukan peningkatan kapasitas Sumber Daya Manusia, tentunya pekerja profesi Indonesia mempunyai daya saing tidak kalah dengan Para Tukang warga negara asing.
“Moeldoko juga mantan Panglima TNI, Indonesia kedepan perlu militer yang memimpin Negeri, karena ketegasan Moeldoko”, ungkap Anton.
Adanya dukungan deklarasi dari para profesi tukang-tukang se-Indonesia tersebut, lantaran mereka menilai Moeldoko selama ini peduli dalam peningkatan kesejahteraan melalui program-program kerja Presiden Joko Widodo, diantaranya percepatan sertifikasi tenaga kerja konstruksi.
Anton menambahkan, seperti Presiden Joko Widodo katakan, keterampilan, spesialisasi yang ada seperti ini sangat penting untuk ditunjukkan bahwa kita memang terampil, bahwa skill kita memang tidak kalah dengan skilll negara-negara lain dalam kita berkompetisi nantinya bersaing dengan SDM-SDM yang ada di negara-negara lain.
“Presiden Jokowi telah melakukan penyerahan 10.000 sertifikat pekerja konstruksi itu masih kurang. Presiden meminta 10 kali lipat dari yang sudah diberikan”, katanya.**
(Mahfud)


















