Scroll untuk baca artikel
Aldy Travel Banyuwangi Bali Banner
Example floating
Example floating
ADVERTISEMENT
Jawa TimurPeristiwa

Isak Tangis Keluarga Pecah, Remaja Terseret Ombak di Pantai Cacalan di Temukan Tak Bernyawa

5
×

Isak Tangis Keluarga Pecah, Remaja Terseret Ombak di Pantai Cacalan di Temukan Tak Bernyawa

Sebarkan artikel ini
ADVERTISEMENT

BANYUWANGI, Liputan Terkini – Sebelumnya, di kabarkan hilang terseret ombak saat renang bersama 6 temannya, di pantai Cacalan, Kalipuro, Banyuwangi, Rabu (2/11/2022).

Kini Irga Putra Nandu (15) pelajar SMPN 2 Kalipuro itu telah di temukan oleh petugas gabungan, namun sayang kondisinya sudah tak bernyawa. Kamis (3/11/2022).

Box Iklan
ADVERTISEMENT
Box Iklan Banner
Lanjut Membaca

Menurut relawan RAPI Banyuwangi Rujul Ulum, jasad Irga Putra Nandu ditemukan petugas gabungan saat menyisir ke arah utara di sekitar Villa Solong, Kelurahan Klatak, Kecamatan Kalipuro, Banyuwangi.

Petugas gabungan yang terdiri dari Basarnas, Sat Polairud Polresta Banyuwangi, Polsek Kalipuro, TRC BPBD, relawan RAPI itu mengevakuasi jasad korban menuju RS Blambangan Banyuwangi.

Isak tangis pun pecah tak dapat di bendung lagi dari pihak keluarga korban, saat jasad pelajar SMPN 2 Kalipuro itu ditemukan dalam kondisi tak bernyawa.

Di kabarkan sebelumnya, Irga Putra Nandu mandi di utara Pantai Cacalan, Kalipuro, korban datang ke lokasi itu bersama 5 orang temannya naik sepeda motor.

“Menurut Slamet, petugas BPBD Banyywangi, pada pukul 16.30 WIB salah satu temannya melaporkan bahwa Irga Putra Nandu terseret ombak. Kabar itu pun direspon oleh warga di sekitar dengan melakukan pencarian di sekitar lokasi, namun kala itu Irga tidak ditemukan. Pada pukul 17.15 WIB kala itu, TRC BPBD Banyuwangi melanjutkan informasi ke Pos SAR Banyuwangi”, tambah Slamet.

Sementara Kapolsek Kalipuro AKP Hadi Waluyo menjelaskan, ketika itu saat mandi korban menggunakan celana panjang. Korban langsung berenang dan disusul oleh 5 orang temannya.

“Satu orang bernama Muhammad Gaib tidak ikut mandi dan menunggu di pinggir pantai karena angin kencang, ombak besar dan arus kencang,” urai AKP Hadi Waluyo.

Tanpa terasa korban yang duduk di SMPN 2 Kalipuro sudah berenang ke tengah hingga jarak sekitar 30 meter dari tepi pantai. Rekan korban, Iwan, sempat memanggil korban agar menepi. Namun korban terburu di seret ombak.**

(Edy)

ADVERTISEMENT
Box Iklan Banner
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LBH RENAKTA
● Admin Online

Konsultasikan masalah hukum Anda secara cepat & rahasia.

💬 Chat WhatsApp Sekarang