Banyuwangi, 10 Januari 2026 – Dalam beberapa tahun terakhir, rute perjalanan antara Banyuwangi dan Bali telah menjadi salah satu jalur transportasi darat paling vital di kawasan timur Indonesia. Tidak hanya bagi wisatawan, tetapi juga untuk kepentingan bisnis dan keluarga. Di tengah persaingan usaha transportasi yang ketat, “Aldy Tour and Travel” hadir dengan konsep layanan terpadu yang mengutamakan kenyamanan, keamanan, dan ketepatan waktu.
Berdiri sejak 2021, Aldy Tour and Travel telah berkembang pesat dari usaha kecil dengan dua unit kendaraan menjadi salah satu penyedia jasa travel favorit dengan armada lebih dari 7 mobil premium. Layanan utamanya meliputi penjemputan dari lokasi pelanggan di area Banyuwangi dan sekitarnya, penyeberangan via Pelabuhan Ketapang-Gilimanuk, hingga pengantaran ke lokasi tujuan di berbagai titik di Bali, seperti Denpasar, Kuta, Ubud, dan Nusa Dua.

Dalam wawancara eksklusif, Fahim (32), pemilik dan pendiri Aldy Tour and Travel, mengungkapkan filosofi bisnisnya. “Prinsip kami sederhana: trust and comfort. Perjalanan Banyuwangi-Bali itu bukan sekadar berpindah tempat, tapi sebuah pengalaman. Banyak penumpang yang sudah lelah setelah bekerja atau berlibur, tugas kami adalah membuat perjalanan darat dan penyeberangan ini semudah dan senyaman mungkin,” ujarnya di kantor operasionalnya di kawasan Kota Banyuwangi.
Aldi menambahkan, keunggulan layanannya terletak pada fleksibilitas jadwal, armada terawat dengan AC yang stabil, serta sopan-sopan yang terlatih dan familiar dengan rute. “Kami juga menyediakan layanan private group untuk keluarga atau rombongan yang menginginkan eksklusivitas. Semua sudah termasuk tiket penyeberangan. Untuk harga, kami tetap kompetitif, mulai dari Rp 180.000 per orang untuk layanan regular,” jelasnya.
Menanggapi lonjakan permintaan pasca-pandemi, Aldi mengaku telah menambah frekuensi keberangkatan. “Saat puncak musim liburan atau event besar seperti di Bali, kami bisa memberangkatkan 5 – 6 trip per hari. Pemesanan sudah bisa dilakukan online via website atau aplikasi perpesanan, yang sangat memudahkan calon penumpang,” tuturnya.
Salah satu penumpang tetap, Yusuf (44), seorang wirausaha dari Bali yang sering bolak-balik ke Banyuwangi untuk urusan suplai kerajinan, membenarkan kualitas layanan tersebut. “Saya sudah mencoba beberapa travel, tapi Aldy ini paling konsisten. Mobilnya bersih, sopirnya hati-hati, dan yang penting tepat waktu. Mereka juga membantu mengurus tiket ferry sehingga kita tidak perlu antre panjang,” ujarnya.
Ke depan, Aldi berencana untuk memperluas jaringannya dengan membuka rute baru dan menambah fasilitas seperti akses Wi-Fi gratis di dalam kendaraan. “Kami ingin Aldy Tour and Travel tidak hanya dikenal sebagai transportasi, tetapi sebagai partner perjalanan yang andal,” pungkasnya penuh semangat.
Dengan komitmen pada layanan prima dan inovasi, Aldy Tour and Travel tidak hanya berkontribusi pada sektor pariwisata regional tetapi juga menjadi contoh nyata usaha lokal yang mampu bersaing dengan mengedepankan kualitas dan kepercayaan pelanggan.


















