Scroll untuk baca artikel
Aldy Travel Banyuwangi Bali Banner
Example floating
Example floating
ADVERTISEMENT
Jawa TimurPeristiwa

Sedih..!! Selain Kritis Karena Kanker Payudara di Malaysia, Bu Asih Punya Dua Anak Entah Bagaimana Nasibnya

14
×

Sedih..!! Selain Kritis Karena Kanker Payudara di Malaysia, Bu Asih Punya Dua Anak Entah Bagaimana Nasibnya

Sebarkan artikel ini
ADVERTISEMENT

BANYUWANGI – liputanterkini.co.id | Seperti yang telah di beritakan sebelumnya, Sundai Ningsih (Bu Asih) seorang pekerja migran Indonesia (PMI/TKW) yang di kabarkan berasal dari Kec. Genteng, Kab. Banyuwangi yang dalam kondisi kritis karena kanker payudara di Malaysia, selain tak di ketahui alamat keluarganya, ia juga memiliki dua anak laki-laki yang tak di ketahui siapa dan di mana bapaknya.

Adanya kabar tersebut, Bagus Abu Bakar, ketua Sahabat Buruh dan Pekerja Migran Indonesia (SBPMI) telah mengkonfirmasi salah satu PMI/TKW Malaysia sahabatnya Bu Asih, ia adalah Bu Ani yang tinggal tidak jauh dari tempat Bu Asih di rawat sesama rekannya.

Box Iklan
ADVERTISEMENT
Box Iklan Banner
Lanjut Membaca

Menurut bu Ani kata Bagus, selain tidak diketahui alamat keluarganya, bu Asih yang sedang kritis karena kanker payudara itu juga mempunyai dua anak laki-laki yang tidak di ketahui siapa dan dimana bapaknya, Minggu (3/3/2024).

Yang kami pikirkan mas, selain kondisi bu Asih yang kritis tanpa tahu alamat keluarganya, bagaimana nasib kedua anaknya ini mas, yakni Kelvin  (11 th) dan Muhamad (6 th), sementara kami tidak tahu pasti siapa dan di mana bapaknya, ungkapnya.

Namun kemarin, perwakilan dari KBRI yakni ibu Galuh dan Bpk. Muis mendatangi kami, menurutnya terkait bu Asih, jika memang tuhan berkehendak lain, bisa di urus segala sesuatunya disini karena keluarganya tidak jelas keberadaannya, dan terkait kedua anaknya, masih di upayakan identitas diri, baru di buatkan SPLP terus di tempatkan di panti asuhan, terang Bagus.

Semoga apa yang terjadi pada bu Asih dan anak-anaknya saat ini segera mendapatkan solusi terbaik, hal ini sebagai pembelajaran buat kita semua, khususnya para pekerja migran Indonesia (PMI/TKI) di luar negeri, lebih berhati-hatilah dalam bekerja dan menjalin hubungan dengan siapapun, jangan biarkan anak-anak yang tak berdosa itu, menjadi korban ke egoisan dan nafsu sesaat kita, pungkas Bagus.**

(Joko)

ADVERTISEMENT
Box Iklan Banner
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *