JAKARTA – Pemerintah menyiapkan kebijakan Tunjangan Hari Raya (THR) dan Bonus Hari Raya (BHR) sebagai bagian dari Paket Stimulus Ekonomi Idulfitri 1447 Hijriah. Kebijakan ini dilakukan atas arahan Presiden RI **Prabowo Subianto** guna menjaga daya beli masyarakat serta mendorong pertumbuhan ekonomi pada kuartal I tahun 2026.
Pemerintah mengalokasikan anggaran sebesar Rp55 triliun untuk pembayaran THR bagi aparatur sipil negara (ASN), prajurit TNI, anggota Polri, dan para pensiunan. THR tersebut dibayarkan secara penuh dan mulai dicairkan pada 26 Februari 2026.
Kebijakan ini diharapkan mampu memperkuat konsumsi domestik menjelang Lebaran sekaligus menjaga stabilitas ekonomi nasional di awal tahun.
Di sektor swasta, pemerintah menegaskan bahwa perusahaan wajib membayarkan THR secara penuh paling lambat tujuh hari sebelum Hari Raya Idulfitri (H-7). Estimasi total distribusi THR di sektor swasta mencapai Rp124 triliun.
Selain itu, pemerintah juga mendorong perusahaan aplikator untuk memberikan Bonus Hari Raya (BHR) kepada mitra pengemudi ojek online sebagai bentuk perhatian terhadap pekerja sektor informal berbasis digital.
Sebelumnya, pemerintah telah lebih dulu menyiapkan sejumlah kebijakan stimulus menjelang Idulfitri. Di antaranya pemberian diskon transportasi untuk mendukung kelancaran arus mudik serta penyaluran bantuan pangan kepada 35,04 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM).
Pemerintah juga menerapkan kebijakan Work From Anywhere (WFA) bagi ASN dan pekerja swasta pada 16, 17, 25, 26, dan 27 Maret 2026. Kebijakan ini dimaksudkan untuk mendukung mobilitas masyarakat sekaligus mendorong aktivitas konsumsi di berbagai daerah.
Dorong Pertumbuhan Ekonomi Kuartal I 2026
Langkah-langkah tersebut merupakan bagian dari strategi pemerintah untuk menjaga momentum pertumbuhan ekonomi pada kuartal pertama 2026. Dengan kombinasi pencairan THR, pemberian BHR, diskon transportasi, serta bantuan sosial, pemerintah berharap daya beli masyarakat tetap terjaga dan aktivitas ekonomi selama periode Ramadan dan Idulfitri meningkat signifikan.














