• Terbaru
  • Sedang tren
  • Semua
  • Berita
  • BIsnis
  • Politik
  • Sains
  • Dunia
  • Gaya Hidup
  • Tekno
MA Gelar Wayang Kulit Rayakan HUT ke-80, Ki Yanto Kembali Memukau sebagai Dalang

MA Gelar Wayang Kulit Rayakan HUT ke-80, Ki Yanto Kembali Memukau sebagai Dalang

25 Agustus 2025
Peringati HAKORDIA 2025, Forum ABM Mengajak Mencermati Korupsi Sumber Daya Alam

Peringati HAKORDIA 2025, Forum ABM Mengajak Mencermati Korupsi Sumber Daya Alam

9 Desember 2025
DPP LBH Renakta Bakti Nusantara Gelar Bakti Sosial, Salurkan Sembako untuk Warga Kurang Mampu di Srono

DPP LBH Renakta Bakti Nusantara Gelar Bakti Sosial, Salurkan Sembako untuk Warga Kurang Mampu di Srono

8 Desember 2025

Polri Jelaskan soal Polisi Duduki Jabatan Sipil karena Permintaan

19 November 2025
Kodim Wonosobo Gelar Apel Kesiapsiagaan dan Patroli Cipta Kondisi Kamtibmas

Kodim Wonosobo Gelar Apel Kesiapsiagaan dan Patroli Cipta Kondisi Kamtibmas

14 September 2025
Setetes Darah, Sejuta Harapan: Klinik KDS Kumpulkan 16 Kantong Darah

Setetes Darah, Sejuta Harapan: Klinik KDS Kumpulkan 16 Kantong Darah

13 September 2025
APTIKNAS Perkuat Komitmen Transformasi Digital dan Dukung Penuh ISPE 2026 serta TechXCon 2026

APTIKNAS Perkuat Komitmen Transformasi Digital dan Dukung Penuh ISPE 2026 serta TechXCon 2026

12 September 2025
AKEN Luncurkan ISPE 2026 dan Gelar Penandatanganan Piagam Komitmen Bersama LKPP dan BSSN

AKEN Luncurkan ISPE 2026 dan Gelar Penandatanganan Piagam Komitmen Bersama LKPP dan BSSN

11 September 2025
Kejaksaan RI dan Kemenko Polkam Perkuat Tata Kelola Pangan Nasional

Kejaksaan RI dan Kemenko Polkam Perkuat Tata Kelola Pangan Nasional

11 September 2025
Sidokes Polres Boyolali Gelar Pemeriksaan Kesehatan Pengemudi Ojol

Sidokes Polres Boyolali Gelar Pemeriksaan Kesehatan Pengemudi Ojol

11 September 2025
Ketua Umum IPJI, Lasman Siahaan Dukung Dr. Kun Wardana Pimpin IPJI 2025–2030, 15 DPW Nyatakan Solid

Ketua Umum IPJI, Lasman Siahaan Dukung Dr. Kun Wardana Pimpin IPJI 2025–2030, 15 DPW Nyatakan Solid

11 September 2025
Soegiharto Santoso Ungkap Rekayasa Hukum dan Kontradiksi Fatal dalam Gugatan di PTUN Jakarta

Soegiharto Santoso Ungkap Rekayasa Hukum dan Kontradiksi Fatal dalam Gugatan di PTUN Jakarta

10 September 2025
Wapres LIRA Minta Penegakan Hukum Kasus BPDPKS 57 Triliun Tidak Pandang Bulu

Wapres LIRA Minta Penegakan Hukum Kasus BPDPKS 57 Triliun Tidak Pandang Bulu

10 September 2025
  • Beranda
  • Nasional
    • Hukum & Kriminial
    • Peristiwa
  • Berita
  • Tekno
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • REDAKSI
Jumat, Desember 12, 2025
  • Gabung
  • Beranda
  • Nasional
    • Hukum & Kriminial
    • Peristiwa
  • Berita
  • Tekno
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • REDAKSI
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Beranda
  • Nasional
    • Hukum & Kriminial
    • Peristiwa
  • Berita
  • Tekno
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • REDAKSI
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Liputan Terkini
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil

MA Gelar Wayang Kulit Rayakan HUT ke-80, Ki Yanto Kembali Memukau sebagai Dalang

oleh admin
25 Agustus 2025
di Budaya, DKI Jakarta
0
MA Gelar Wayang Kulit Rayakan HUT ke-80, Ki Yanto Kembali Memukau sebagai Dalang
496
SHARES
1.4k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitterhttps://wa.me/15551234567

JAKARTA – liputanterkini.co.id | Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80, Mahkamah Agung (MA) RI menyelenggarakan pagelaran wayang kulit spektakuler bertajuk “1 Layar 4 Dalang” dengan lakon “Banjaran Kokrosono”. Acara yang berlangsung pada Jumat (22/8) di Gedung Mahkamah Agung ini menjadi tradisi yang telah diadakan selama lima tahun terakhir dan diikuti oleh seluruh satuan kerja peradilan di Indonesia secara hybrid.

Sebagai puncak acara, tampil empat dalang yang mumpuni di bidangnya. Salah satu yang paling menarik perhatian adalah Hakim Agung Prof. Dr. Yanto, SH., MH., yang kembali mengukuhkan reputasinya, bukan hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai kreator budaya (cultural creator) yang andal.

Ki Yanto telah lama aktif dan konsisten mendalang di berbagai panggung nasional, mulai dari acara komunitas seperti Festival Mie Bakso dan Bazar UMKM di Semarang, peringatan hari besar nasional seperti HUT Bhayangkara, hingga forum kebudayaan bergengsi.

Kedekatannya dengan Kapolri membuatnya sering menjadi dalang dalam perayaan HUT Bhayangkara. Tradisi ini sudah mengakar dan selalu dinantikan.

Melalui setiap penampilannya, Ki Yanto tidak hanya melestarikan warisan wayang kulit, tetapi juga menyisipkan pesan-pesan hukum, keadilan, dan kebajikan yang relevan dengan kehidupan masyarakat. Atas usahanya ini, ia selalu mendapat apresiasi yang luas.

Keistimewaan acara ini semakin terasa dengan kehadiran sejumlah pimpinan tinggi negara. Kapolri Jenderal Pol. Prof. Dr. Listyo Sigit Prabowo, SIK., MSi. hadir didampingi oleh Kabareskrim Komjen Pol. Dr. Syahardiantono, SIK., MH.

Para tamu menyaksikan langsung penampilan sahabatnya di atas panggung. Kehadiran mereka menunjukkan apresiasi tinggi dari dunia hukum terhadap nilai luhur budaya wayang sebagai medium pendidikan karakter.

Ketua Mahkamah Agung Prof. Dr. Sunarto, SH., MH. beserta seluruh aparatur MA dan badan peradilan juga hadir secara langsung dan menyaksikan melalui kanal YouTube Mahkamah Agung.

Dalam sambutannya, Ketua MA menegaskan bahwa pagelaran wayang bukan sekadar hiburan, melainkan warisan budaya yang penuh nilai luhur, petuah moral, dan cerminan kearifan bangsa Indonesia.

Lakon “Banjaran Kokrosono” yang ditampilkan memiliki makna filosofis yang mendalam. Lakon ini menceritakan perjuangan seorang tokoh dalam menegakkan kebenaran dan kehormatan, meskipun harus menghadapi tantangan dan pengorbanan besar.

“Sesuai dengan semangat lakon ini, peradilan pun harus berpegang teguh pada integritas, profesionalisme, dan keadilan. Pengadilan yang bermartabat bukan hanya menjaga wibawa institusi, tetapi juga berfungsi sebagai pilar kokoh yang menjaga kedaulatan bangsa dan negara,” ujar Prof. Sunarto.

Ia menambahkan bahwa keadilan harus ditegakkan dan dirasakan dampaknya. Kepercayaan publik terhadap peradilan adalah fondasi utama tegaknya negara hukum. Tanpa wibawa pengadilan, kedaulatan negara bisa goyah.

Menanggapi pagelaran ini, Ir. Soegiharto Santoso, SH, seorang jurnalis senior yang telah lama mengapresiasi karya-karya Ki Yanto, menyampaikan pujiannya.

“Apa yang dilakukan oleh Ki Prof. Dr. Yanto adalah sesuatu yang luar biasa. Beliau adalah figur langka yang berhasil menjembatani dua dunia yang sering dianggap terpisah, yaitu dunia hukum yang rigid dan dunia budaya yang penuh kearifan. Dengan menjadi dalang di banyak kesempatan, beliau tidak hanya melestarikan warisan leluhur, tetapi juga menyosialisasikan nilai-nilai keadilan dan keteguhan prinsip kepada masyarakat dalam bahasa yang mudah dicerna dan menghibur,” ujarnya.

Soegiharto Santoso, yang akrab disapa Hoky, menambahkan bahwa langkah Hakim Agung yang turun langsung menjadi dalang di berbagai lapisan masyarakat patut diapresiasi. Hal ini menunjukkan empati, kedekatan dengan rakyat, dan komitmen nyata untuk menegakkan hukum yang berkeadilan dan berbudaya.

“Saya berterima kasih kepada Ki Prof. Dr. Yanto, SH., MH., yang selalu mengundang saya dalam banyak kegiatan pagelaran wayang yang didalanginya. Saya hadir bersama Bang Syamsul Bahri selaku Ketua Umum FORSIMEMA-RI dan Bro Vincent Suriadinata, SH., MH., yang merupakan mitra saya di kantor Hukum Mustika Raja Law Office. Kami memang diundang oleh beliau, termasuk saat beliau menjadi Dalang di Festival Mie Bakso dan Bazar UMKM di kota Semarang,” tambah Hoky.

Melalui perayaan ini, seluruh insan peradilan diajak untuk merenungi perjalanan panjang Mahkamah Agung dan memperbarui komitmen mereka untuk menciptakan peradilan yang bersih, transparan, dan melayani dengan sepenuh hati. Pagelaran wayang kulit ini juga menjadi wujud nyata bahwa penegakan hukum tidak dapat dipisahkan dari kebudayaan.

Jika budaya adalah roh bangsa, maka hukum adalah tulangnya. Sinergi keduanya akan menegakkan peradaban dan mengukuhkan kedaulatan negara.

Selain Ki Prof. Dr. Yanto, SH., MH., pagelaran ini juga menampilkan dalang dari berbagai profesi, yaitu Ki Bagong Darmono, SH., MH. (Dalang Profesional), Ki Sri Kuncoro Brimob (Anggota Brimob), dan Ki Purbo Asmoro, S.Kar., M.Hum (Dosen).

Acara ini turut dihadiri oleh berbagai tokoh penting, seperti Ketua MA periode 2020-2024, Ketua dan Wakil Ketua Mahkamah Konstitusi, para Hakim Agung, Hakim Ad Hoc, Anggota Komisi Yudisial, serta para pimpinan lembaga dan instansi terkait. (Tim)

Tag: Dalang Ki YantoKi YantoMA Gelar Wayang KulitMahkamah AgungRayakan HUT ke-80Tampil MemukauWayang Kulit
Share198Tweet124Share50Send
admin

admin

  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • REDAKSI
  • Kebijakan Privasi
  • Hubungi
LIPUTAN TERKINI OFFICIAL

Copyright © 2021 LiputanTerkini.co.id.

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Beranda
  • Nasional
    • Hukum & Kriminial
    • Peristiwa
  • Berita
  • Tekno
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • REDAKSI

Copyright © 2021 LiputanTerkini.co.id.

Selamat Datang kembali!

Masuk ke akun Anda di bawah ini

Password yang terlupakan?

Buat akun baru!

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

*By registering into our website, you agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.
Semua bidang yang diperlukan. Gabung

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email Anda untuk mengatur ulang kata sandi Anda.

Gabung
Situs web ini menggunakan cookie. Dengan terus menggunakan situs web ini, Anda memberikan persetujuan terhadap penggunaan cookie. Kunjungi Kebijakan Privasi dan Cookie kami.