BANYUWANGI, liputanterkini.co.id – Suhu politik pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Banyuwangi kian menghangat meski pelaksanaannya tahun 2024 mendatang. Komunitas relawan Pasangan Bakal Calon (Balon) bupati dan wakil bupati mulai nampak.
Salah satunya relawan (Yusuf – Zainuri) bakal calon (balon) yang akan maju jalur independent di Pilkada Banyuwangi kini sudah mulai terbentuk. Organisasi dadakan ini bahkan mulai aktif mensosialisasikan figur Yusuf dan Zaenuri bakal maju di Pilkada nanti.
Sebagian Relawan (B1-KWK) ini mengaku terbentuk tanpa diminta. Tak hanya aktif lewat kegiatan, komunitas ini juga giat mensosialisasikan jagoannya lewat media sosial (medsos). Sejumlah relawan (B1- KWK) telah aktif bergerilya.
Komunitas Relawan (B1 – KWK), disebut juga sebagai ujung tombak para kandidat dalam melakukan kampanye secara dini. Mempromosikan figur hingga gagasan dan konsep dan program yang akan dijalankan ketika menjabat sebagai orang nomor satu ( 1 ) di Kabupaten Banyuwangi. Tak hanya itu, relawan (B1- KWK) dan komunitas tersebut bahkan telah menjalar hingga di 15 Kecamatan di Banyuwangi.
Hal itu pun kemudian menjadi salah satu indikator untuk menetapkan basis pemilih bagi para tim pemenangan.
Terkait hal itu, Musa selaku Koordinator Tim Pemenangan (YUSUF – ZAINURI) mengatakan “Sejauh ini mengaku, bekerja sudah hampir terbentuk Relawan di 15 Kecamatan di Kabupaten Banyuwangi”.
Alhamdulillah perkembangan Relawan (B1 – KWK) sangat pesat, bahkan perkembangannya diluar dugaan kami sebelumnya. Karena kan ini belum dikerjakan, namun sudah hampir terbentuk di seluruh Kecamatan, ini sungguh luar biasa”, tegasnya kepada reporter liputanterkini.co.id.
Pembentukan Relawan ( B1-KWK ) adalah murni lahir dari kerisauan masyarakat Banyuwangi yang sebagian besar menginginkan sosok pemimpin yang berani, tegas, Jujur dan Amanah.
Ini murni muncul dari inisiatif kawan – kawan Relawan, yang menginginkan beliau maju di Pilkada Banyuwangi, kami menilai pasangan Yusuf Widyatmoko – Zainuri itu adalah sosok calon pemimpin yang punya kapasitas dan integritas dalam memimpin Banyuwangi lebih Baik,” terangnya.
Pada intinya kami terus melakukan gerakan untuk merekrut relawan (B1-KWK) baru. Tidak ada hari tanpa kami merekrut relawan, karena itu sudah menjadi prinsip kami. Dan saya sendiri sudah keliling 15 Kecamatan untuk melakukan pertemuan dengan masyarakat untuk menjemput aspirasinya,” pungkasnya.**
(Joko Tole)


































