Scroll untuk baca artikel
Aldy Travel Banyuwangi Bali Banner
Example floating
Example floating
ADVERTISEMENT
Jawa TimurPeristiwa

Diduga Limbah..! Air Sungai Berwarna Putih Ngalir ke Pantai, Videonya Viral di Sosial Media

32
×

Diduga Limbah..! Air Sungai Berwarna Putih Ngalir ke Pantai, Videonya Viral di Sosial Media

Sebarkan artikel ini
ADVERTISEMENT

BANYUWANGI, Liputan Terkini – Telah beredar sebuah video yang menayangkan kondisi sebuah pantai dengan air laut yang dipenuhi cairan berwarna putih. Nampak cairan putih itu berasal dari selokan yang mengalir ke laut. Video tersebut tersebar di aplikasi facebook dan di komentari puluhan netizen dengan di lihat sebanyak 533 kali tayangan. (29/1/2023).

Video yang berdurasi 1 menit 45 detik tersebut diduga direkam melalui kamera ponsel dan diunggah oleh akun Facebook Latef, pada Sabtu 28 Januari 2023 lalu.

Box Iklan
ADVERTISEMENT
Box Iklan Banner
Lanjut Membaca

Terdengar suara seseorang di dalam video tersebut, “Air limbah bos dibuang ke sungai bos, gak tau dari mana ini bos”, ujar seseorang yang diduga sebagai perekam video.

Memastikan kebenaran video itu, beberapa awak media meluncur ke lokasi tempat video tersebut direkam dan menemukan fakta bahwa aliran sungai sudah kembali normal, tidak terlihat lagi cairan putih seperti dalam video. Minggu (29/1/2023).

Sementara di lokasi, awak media di sambut warga bernama Misno. Kepada awak media, Misno, warga Dusun Sampangan, Desa Kedungrejo itu menjelaskan bahwa cairan berwarna putih yang mengalir kelaut itu, biasanya keluarnya tengah malam, kadang-kadang jam 10.00 dan mengeluarkan bau sangat menyengat.

“Kadang-kadang tengah malam keluarnya, kadang jam sepuluh, gak pasti itu. Seperti tadi itu sekitar jam sebelas keluar lagi dan langsung ke laut dengan bau yang banter sekali”, terang Misno.

Camat Muncar, Trisetia Supriyanto, S. STp., M. Si saat dikonfirmasi awak media melalui aplikasi WhatsApp, Minggu 29 Januari 2023 mengatakan pihaknya akan melakukan pengecekan dulu.

Sementara Senin, 30 Januari 2023, Camat Muncar beserta perangkat desa melakukan investigasi bersama perwakilan DLH Kabupaten Banyuwangi.

“Hasil pengamatan saat dilakukan pemeriksaan di lokasi tidak tampak cairan berwarna putih susu seperti dalam video, namun warnanya kecoklatan”, terang Camat.

Ditempat terpisah, petugas DLH menolak memberikan komentar dan menyarankan agar langsung mengkonfirmasi ke Pelaksana Tugas (PLT) Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Banyuwangi, Dwi Handayani.

Dengan berkoordinasi dengan Kadus Sampangan Kiki dan warga setempat, camat Muncar Trisetia Supriyanto mengatakan segera laporkan saat itu juga kepadanya bila ditemukan cairan putih yang mengalir di aliran sungai tersebut.

“Kami akan kembali untuk memeriksa kondisi aliran sungai bila kembali ada cairan putih yang mencemari air laut dan kita tindak lanjuti dengan mengambil sampel air di aliran sungai nanti, dan akan kita periksa, apakah sesuai baku mutu air limbah atau tidak” tegas Trisetia Supriyanto.

Sementara Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Banyuwangi, Dwi Handayani saat dikonfirmasi awak media mengatakan banyak sekali perusahaan yang membuang limbahnya ke sana, (Aliran sungai-red) dan teman-teman dari DLH sudah melakukan pengecekan hari ini ke sana (1/2/2023) dan saya masih menunggu laporan.

“Yang kemarin sudah terpotret di videonya, warna limbahnya seperti itu, dan ini sudah kelihatan dan ini teman-teman masih di sana”, ujar Dwi Handayani.

Perlu di ketahui, saat ditanyakan terkait dengan Amdal di wilayah Muncar, Dwi mengatakan bahwa di Muncar sudah ada sepuluh perusahaan yang terkena sanksi administrasi, dan ini termasuk itu apa bukan, saya belum jelas, pungkasnya.**
(Edy/Kris)

ADVERTISEMENT
Box Iklan Banner
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *