LiputanTerkini: Berita Terbaru Indonesia
Iklan
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
LiputanTerkini: Berita Terbaru Indonesia
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Bali

Ketut Dadi : Tarif Baru Fastboat Kusamba – Nusa Penida Kian Mencekik Rakyat

admin oleh admin
30 November 2022
di Bali, Opini
0
Ketut Dadi : Tarif Baru Fastboat Kusamba – Nusa Penida Kian Mencekik Rakyat
0
SHARES
51
VIEWS
https://facebook.com/https://twitter.com/https://wa.me/

KLUNGKUNG, Liputan Terkini – Dua bulan sejak pemberlakuan tarif baru penyebrangan fastboat Kusamba – Nusa Penida, kini mulai dirasakan sangat memberatkan masyarakat. Khususnya masyarakat Nusa Penida.

Tarif baru yang naik cukup drastis, semakin mencekik rakyat kecil, ditengah situasi sulit ekonomi yang belum pulih dari pandemi Covid-19.

RelatedPosts

Puja Mandala Bali Lebih dari Destinasi, Tempat Singgah Batin Para Pelintas

Sebuah Pena yang Padam, Refleksi atas Kepergian Bagus Abu Bakar, Jurnalis & Pengabdi dari Banyuwangi

“Aldy Tour and Travel: Menjembatani Banyuwangi-Bali dengan Layanan Prima di Tengah Lonjakan Permintaan”

Besaran kenaikan tarif fastboat ini, benar-benar tidak masuk akal.

Salah satu warga Nusa Penida, Ketut Dadi, kepada media ini, Senin, 28 Nopember 2022, menyampaikan kenaikan tarif fastboat ini, membuat biaya transportasinya setiap hari pulang pergi dari Nusa Penida sangat membengkak. Rumusan kenaikan tarifnya sangat ngawur dan hanya menguntungkan pengusaha fastboat. Sementara masyarakat Nusa Penida, yang sudah hidup susah setelah matinya pariwisata, tambah susah lagi.

“Ini rumusannya apa? Kenapa naiknya tak masuk akal begini. Dulu Rp 50 ribu sekarang Rp 75 ribu. Saya dengar penyebrangan Sanur-Nusa Penida tarifnya juga segitu. Yang benar saja, itu Sanur-Nusa Penida jaraknya dua kali lipat dari Kusamba-Nusa Penida. Tapi tarifnya sama. Ini namanya mencekik rakyat yang sudah susah,” keluh Ketut Dadi.

Dia juga heran, sudah dua bulan kenaikan tarif ini menjadi keluhan masyarakat Nusa Penida. Tetapi, pemerintah daerah tidak pernah mendengarkannya. Masalah ini seolah-olah sudah dianggap selesai dan masyarakat sudah menerima. Padahal, situasinya sangat membebani masyarakat Nusa Penida.

“Dimana letak pedulinya pemerintah daerah terhadap masyarakat Nusa Penida. Sejak dulu sampai sekarang, keluhan-keluhan, protes tinggal protes. Ujung-ujungnya masyarakat yang semakin dirugikan,” katanya.

Dia mengaku kecewa dengan pemerintah daerah. Dengan pembangunan pelabuhan baru di Nusa Penida, masyarakat akan semakin nyaman melakukan penyebrangan. Ternyata, dengan kenaikan tarif sebesar itu, masyarakat semakin berfikir untuk pulang ke Nusa Penida. Apalagi, mau berwisata. Kenaikan tarif sebesar itu, menurunya benar-benar tidak menunjukkan empati kepada masyarakat kecil yang sedang hidup susah.

Dia meminta agar kenaikan tarif ini, besarannya ditinjau ulang. Pemerintah daerah harus bertindak. Pengusaha fastboat juga tidak boleh subjektif, hanya memikirkan keuntungannya semata. Sementara masyarakat Nusa Penida selalu menjerit semakin kesulitan menghadapi situasi yang sudah sulit.

Penyesuaian tarif kapal cepat (fast boat) dari pelabuhan di Kusamba menuju Nusa Penida resmi diberlakukan sejak 21 September 2022. Ini sesuai dengan surat Dinas Perhubungan dengan Nomor 552/2596/Dishub2022. Pasca kenaikan harga BBM, tarif penyeberangan dari pelabuhan di Kusamba menuju Nusa Penida naik yakni Rp75.000 dari awalnya Rp50.000 untuk penumpang domestik dewasa. Sedangkan anak-anak (domestik) dari awalnya Rp 35.000 naik menjadi Rp 50.000.
Tarif bagi wisawatan asing (mancanegara) untuk dewasa Rp 150.000/orang, dari tarif lama Rp 75.000/orang. Sedangkan untuk anak-anak (mancanegara) Rp 100.000/orang, dari tarif lama Rp 50.000/orang.

Sementara dari Pelabuhan di Desa Kusamba menuju Pelabuhan di Desa Jungutbatu (Pulau Lembongan), naik menjadi sebesar Rp 85.000/orang, dari tarif lama Rp 65.000/orang. Sedangkan tarif anak-anak Rp 60.000/orang dari tarif lama Rp 35.000/orang. Untuk wisawatan asing Rp 200.000/orang, dari tarif lama Rp 85.000. Sedangkan tarif anak-anak, Rp 150.000/orang dari tarif lama Rp 60.000/orang.

Para penumpang, khususnya yang sering bolak balik dari Nusa Penida ke Klungkung daratan, mengaku berat dengan kenaikan tarif fast boat ini. Pengelola fastboat menaikan tarif ini dengan dalih membengkaknya biaya operasional dan biaya suku cadang saat ini juga naik.

Pertama karena adanya pengalihan dari bahan bakar premium ke pertalite, serta adanya kenaikan harga BBM bersubsidi jenis pertalite. Kondisi ini yang membuat biaya operasional fast boat semakin tinggi.**
(Echa)

Tag: FastboatKetut Dadi : Tarif BaruKusambaKusamba - Nusa PenidaMencekik RakyatNusa Penida
admin

admin

TerkaitPostingan

Puja Mandala Bali Lebih dari Destinasi, Tempat Singgah Batin Para Pelintas
Bali

Puja Mandala Bali Lebih dari Destinasi, Tempat Singgah Batin Para Pelintas

21 Januari 2026
Sebuah Pena yang Padam, Refleksi atas Kepergian Bagus Abu Bakar, Jurnalis & Pengabdi dari Banyuwangi
Opini

Sebuah Pena yang Padam, Refleksi atas Kepergian Bagus Abu Bakar, Jurnalis & Pengabdi dari Banyuwangi

13 Januari 2026
Bali

“Aldy Tour and Travel: Menjembatani Banyuwangi-Bali dengan Layanan Prima di Tengah Lonjakan Permintaan”

10 Januari 2026
DPW Perkumpulan Wartawan Fast Respon Jateng Kecam Tindakan Aparat Keamanan Terhadap Jurnalis di Pati
Jawa Tengah

DPW Perkumpulan Wartawan Fast Respon Jateng Kecam Tindakan Aparat Keamanan Terhadap Jurnalis di Pati

8 September 2025
Dewan Pers Indonesia dan SPRI Ajukan 8 Tuntutan Kemerdekaan Pers kepada Presiden 
DKI Jakarta

Dewan Pers Indonesia dan SPRI Ajukan 8 Tuntutan Kemerdekaan Pers kepada Presiden 

7 September 2025
Jan Maringka: Eksekusi Silfester, Kado Terindah HUT Kejaksaan RI
DKI Jakarta

Jan Maringka: Eksekusi Silfester, Kado Terindah HUT Kejaksaan RI

3 September 2025

Stay Connected test

  • 139 pengikut
  • 23.9k pengikut
  • 99 Pelanggan
  • Sedang tren
  • Komentar
  • Terbaru
Rem Blong, Truck Tronton Muatan Galon Air Melindas Pengguna Jalan di Pasar Kertek

Rem Blong, Truck Tronton Muatan Galon Air Melindas Pengguna Jalan di Pasar Kertek

5 April 2024
Lebih Jauh tentang LBH RENAKTA, Ini Penjelasan Salah Satu Pendirinya..!

Lebih Jauh tentang LBH RENAKTA, Ini Penjelasan Salah Satu Pendirinya..!

5 April 2024
Pelatihan Pembuatan Pupuk Organik Cair Dalam Menunjang Program Ketahanan Pangan Nasional

Pelatihan Pembuatan Pupuk Organik Cair Dalam Menunjang Program Ketahanan Pangan Nasional

8 Juni 2024
Aroma Tak Sedap,  Dugaan Jual Beli Jabatan Perangkat Desa di Tegal Jadi Sorotan

Aroma Tak Sedap, Dugaan Jual Beli Jabatan Perangkat Desa di Tegal Jadi Sorotan

20 Mei 2023
Polisi Penolong KP XV 2009 Selamatkan Nelayan Hanyut di Perairan Selat Lembeh

Polisi Penolong KP XV 2009 Selamatkan Nelayan Hanyut di Perairan Selat Lembeh

0

Ajang Perebutan Mobil di Lomba Merpati Tinggi Kolong Dandim Cup III

0

Lepas Pasukan Perdamaian Kontingen Garuda Bhayangkara, Kapolri : Selalu Pedomani Tribrata dan Catur Prasetya

0

Dampak Penyesuaian Harga BBM, Polres Metro Tangerang Kota Beri Bantuan Sembako Bagi Supir Angkot, Ojol dan Tukang Becak

0
Polisi Penolong KP XV 2009 Selamatkan Nelayan Hanyut di Perairan Selat Lembeh

Polisi Penolong KP XV 2009 Selamatkan Nelayan Hanyut di Perairan Selat Lembeh

27 Januari 2026
Kapolri Paparkan Layanan 110 Terintegrasi Command Center dan Smart City di Hadapan Komisi III DPR

Kapolri Paparkan Layanan 110 Terintegrasi Command Center dan Smart City di Hadapan Komisi III DPR

27 Januari 2026
Kapolri Tegas Tolak Polri di Bawah Kemendagri: Saya Dicopot Saja, Lebih Baik Jadi Petani

Tegas Kapolri Tolak Usul Polri di Bawah Menteri: Lebih Baik Saya Jadi Petani

26 Januari 2026
Kapolri Tegas Tolak Polri di Bawah Kemendagri: Saya Dicopot Saja, Lebih Baik Jadi Petani

Kapolri Tolak Usul Polri di Bawah Menteri: Lebih Baik Saya Jadi Petani

26 Januari 2026

Recent News

Polisi Penolong KP XV 2009 Selamatkan Nelayan Hanyut di Perairan Selat Lembeh

Polisi Penolong KP XV 2009 Selamatkan Nelayan Hanyut di Perairan Selat Lembeh

27 Januari 2026
Kapolri Paparkan Layanan 110 Terintegrasi Command Center dan Smart City di Hadapan Komisi III DPR

Kapolri Paparkan Layanan 110 Terintegrasi Command Center dan Smart City di Hadapan Komisi III DPR

27 Januari 2026
Kapolri Tegas Tolak Polri di Bawah Kemendagri: Saya Dicopot Saja, Lebih Baik Jadi Petani

Tegas Kapolri Tolak Usul Polri di Bawah Menteri: Lebih Baik Saya Jadi Petani

26 Januari 2026
Kapolri Tegas Tolak Polri di Bawah Kemendagri: Saya Dicopot Saja, Lebih Baik Jadi Petani

Kapolri Tolak Usul Polri di Bawah Menteri: Lebih Baik Saya Jadi Petani

26 Januari 2026
  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
Liputan Terkini Official

Copyright © 2021 LiputanTerkini.co.id

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
    • Home – Layout 1
    • Home – Layout 2
    • Home – Layout 3
    • Home – Layout 4
    • Home – Layout 5
    • Home – Layout 6
  • News
  • Tech
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Review

Copyright © 2021 LiputanTerkini.co.id

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?