Scroll untuk baca artikel
Aldy Travel Banyuwangi Bali Banner
Example floating
Example floating
ADVERTISEMENT
Nasional

Satgas Kuala TNI–Jhonlin Percepat Pengerukan Sedimentasi Muara Kuala Penaga untuk Cegah Banjir

45
×

Satgas Kuala TNI–Jhonlin Percepat Pengerukan Sedimentasi Muara Kuala Penaga untuk Cegah Banjir

Sebarkan artikel ini
ADVERTISEMENT

Aceh Tamiang — Satuan Tugas (Satgas) Kuala Tentara Nasional Indonesia–Jhonlin terus menunjukkan kinerja progresif dalam penanganan sedimentasi di Muara Kuala Penaga, Kabupaten Aceh Tamiang. Pengerukan yang dilakukan secara bertahap ini menjadi bagian dari upaya pemulihan pascabencana sekaligus langkah mitigasi jangka panjang untuk mencegah potensi banjir berulang di wilayah tersebut.

Box Iklan
ADVERTISEMENT
Box Iklan Banner
Lanjut Membaca

Pengerukan sedimentasi difokuskan pada kawasan lMuara Kuala Penaga, yang dinilai strategis karena berperan penting dalam meningkatkan kapasitas tampung air di bagian hilir sungai. Dengan berkurangnya endapan lumpur, aliran air dari hulu menuju laut menjadi lebih lancar, sehingga risiko luapan air yang kerap memicu genangan di kawasan permukiman dapat ditekan secara signifikan.

Komandan Satgas (Dansatgas) Kuala TNI–Jhonlin Firman Gunawan menjelaskan bahwa kegiatan pengerukan diarahkan untuk memulihkan fungsi utama sungai agar mampu mengalirkan air secara optimal, terutama saat curah hujan tinggi.

“Target kita adalah memulihkan fungsi sungai agar lebih dalam dan lebar. Dengan begitu, aliran air kembali lancar dan daya tampung sungai meningkat signifikan ketika terjadi hujan lebat,” ujar Firman Gunawan di Aceh Tamiang, Selasa (17/2/2026).

Untuk mendukung kelancaran pekerjaan, Satgas mengerahkan sejumlah alat berat di lokasi Muara Kuala Penaga Lama, antara lain excavator long arm dan standar berbagai tipe, tugboat, kapal tongkang, serta dredger. Selain itu, alat berat tambahan juga disiagakan di garasi Tanjung Binjai sebagai cadangan operasional guna memastikan pengerjaan berjalan efektif dan berkesinambungan.

Selain memperkuat perlindungan wilayah dari ancaman banjir, normalisasi muara ini juga memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat pesisir, khususnya nelayan. Alur pelayaran yang lebih dalam dan terjaga memudahkan kapal keluar masuk tanpa harus menunggu pasang tinggi atau khawatir kandas, sehingga efisiensi operasional meningkat dan kesejahteraan masyarakat pesisir turut terdorong.

ADVERTISEMENT
Box Iklan Banner
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *