Scroll untuk baca artikel
Aldy Travel Banyuwangi Bali Banner
Example floating
Example floating
ADVERTISEMENT
NasionalOpini

Menggali Pemikiran Tokoh Proklamator “Bung Karno”

6
×

Menggali Pemikiran Tokoh Proklamator “Bung Karno”

Sebarkan artikel ini
ADVERTISEMENT

Penulis: Budi Kastowo SE

“Memaknai Kebangsaan dan Kemerdekaan Indonesia”

Box Iklan
ADVERTISEMENT
Box Iklan Banner
Lanjut Membaca

Hari Kemerdekaan Indonesia merupakan induk segala Hari Besar Nasional/HBN di Indonesia. Apabila hari kemerdekaan tidak pernah ada maka hari – hari besar lainnya otomatis tidakpernah ada. BulanJuni disebut Bulan Bung Karno karena ada kejadian 1 Juni merupakan Hari Lahir Pancasilaoleh Bung Karno, 6 Juni lahirnya Bung Karno dan 21 Juni 1970 wafatnya Bung Karno.

Bulan Agustus ialah Bulan Kebangsaan dan Kemerdekaan bangsa Indonesia. Tokoh Proklamatorialah Sukarno- Hatta. Apabila melihat korelasi sejarah dan pemikiran makaterlihat hubungan yang sangat dekat antara kejadian bulan Juni dan Agustus.

Pancasiladan kemerdekaan ialah dua kejadian dalam satu roh. Satu roh tetapi dua wujudkejadian.  Menggalipemikiran Bung Karno bahwa “ Kemerdekaan Bangsa tidak bisa terjadi tanpa PerjuanganKebangsaan “.

Perjuangan kebangsaan tidak bisa terjadi tanpa konsep kebangsaan.Konsep kebangsaan tidak muncul dengan sendirinya melainkan harus disusunmelalui usaha sadar, literatif dan tentu saja membutuhkan usaha yang sungguhsungguh dan total. Bung Karno adalah salah satu penyumbang konsep kebangsaanIndonesia.

Dalam kamus besar Bahasa Indonesia definisi bangsa ialah: kelompok masyarakat yang bersamaanasal keturunan, adat, bahasa, dan sejarahnya. Justru disinilah uniknya bangsaIndonesia yang  tidak sama suku, agama,ras dan pemikirannya namun demikian memiliki perasaan ingin bersatu sebagai sebuahbangsa. Bhinneka Tunggal Ika berbeda beda tetapi tetap satu juga.

Dipersatukandengan konsep yang dapat mempersatukan yaitu kebangsaan.  Artipentingnya kebangsaan ialah sebagai nyawanya pembentukan kekuasaan. Pemikiranini harus dimulai dalam linimasa sejarah ketika bangsa Indonesia masihterjajah. Dijajah itu dipecah belah, dimiskinkan, dibodohkan, diinferiorkan dandi politik asosiasikan. Sehingga yang terjadi ialah kemunduran bangsa Indonesiadalam aspek luas.  Munculah kesadaran bangsa Indonesia bahwa semua manusia memiliki hak untuk hidup sejahtera.

Kehidupan yang sejahtera harus dibangun di dalam sebuah organisasi kekuasaan yang namanya negara dan didasarkan nilai nilai yang baik sesuai dengan budaya,jatidiri dan nurani bangsa sendiri.

Negara sebagai organisasi kekuasaan harus didirikan bermodalkan kemerdekaan. Kemerdekaan politik, kekuasaan dan kedaulatan. Kekuatan kekuasaan kedaulatan dibangun memerlukan alat yang sifatnya rohaniah mental spiritual yang berwujud konsep.

Konsep ini disebarkan kepada rakyat supaya muncul kesadaran kebangsaan.Selanjutnya muncul patriotisme keberanian dan keikhlasan untuk berkorban memberikan dedikasinya untuk kemerdekaan. Bung Karno mengatakan Macthvorming artinya kekuasaan harus dibentuk dan Machtaan wennding kekuasan harus di gerakkan secara konkrit.

Bung Karno mengatakan bahwa sejak muda selalu belajar ilmu serta mengamalkan, Kenniszonder daad is doeloes, daad zonder kennis is richtingloes ilmu tanpa amalakan sia sia dan amal tanpa ilmu akan ngawur dan tersesat. Ilmu kebangsaan harusdibangun. Setelah dibangun di sebarkan kepada rakyat. Setelah rakyat menjadicerdas maka diajak untuk bergerak dan berjuang.

Dalam perjuangan rakyat perludimotivasi Ons Groot verledden, Ons Duister Hedden, De Beloften van enwenkende lichtende toekomst Bangsa Indonesia memiliki kebesaran masa lalu,sedang menjalani masa kegelapan, dan ada masa depan gemilang yang melambailambai.*
( Bersambung )

ADVERTISEMENT
Box Iklan Banner
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *