Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Daerah Istimewa YogjakartaPeristiwa

Isu Perselingkuhan Oknum ASN Guncang Pemerintahan Kabupaten Gunungkidul

1
×

Isu Perselingkuhan Oknum ASN Guncang Pemerintahan Kabupaten Gunungkidul

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Gunungkidul, DIY – liputanterkini.co.id | Gunungkidul kembali dihebohkan dengan kabar tak sedap. Seorang oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) berinisial SYT yang bertugas di Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) diduga tertangkap basah bersama selingkuhannya di sebuah losmen di Jl. Baron, wilayah Kapanewon Tanjungsari, pada Sabtu, 1 Juni 2024.

Rumor ini semakin santer setelah Kepala Dinas Kominfo Gunungkidul, Setiyo, mengonfirmasi adanya dugaan perselingkuhan tersebut. “SYT mengakui perbuatannya setelah kami melakukan klarifikasi. Hari ini kita konsultasikan kasus ini ke Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) untuk menentukan langkah selanjutnya,” ujar Setiyo Rabu, (05/06/2024).

Example 300x600

Meskipun Setiyo belum dapat memastikan sanksi apa yang akan diberikan kepada SYT, ia menegaskan bahwa Dinas Kominfo Gunungkidul akan mengikuti arahan BKPPD dalam penanganan kasus ini. “Dalam hal kepegawaian, rujukan kami adalah BKPPD. Setelah hasil konsultasi keluar, baru akan ada tindak lanjut untuk penyelesaian masalah ini,” tambahnya.

Setiyo juga menyatakan bahwa pihaknya telah melakukan berbagai pembinaan kepada para pegawai untuk mencegah pelanggaran. “Kami sudah melakukan pembinaan sebanyak empat kali sejak Agustus 2023. Kami tekankan agar pegawai fokus pada target kinerja dan mematuhi aturan yang ada,” jelasnya.

Berita perselingkuhan ini menjadi sorotan publik dan menambah deretan kasus yang mencoreng nama baik ASN di Kabupaten Gunungkidul. Masyarakat kini menantikan langkah tegas yang akan diambil oleh BKPPD dan Dinas Kominfo dalam menyelesaikan masalah ini.

( Bayu )

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *