Scroll untuk baca artikel
Aldy Travel Banyuwangi Bali Banner
Example floating
Example floating
ADVERTISEMENT
Jawa TengahKegiatan TNI AD

Anggota Kodim 0707 Bantu Droping Sayuran Hasil Para Petani ke Konsumen

13
×

Anggota Kodim 0707 Bantu Droping Sayuran Hasil Para Petani ke Konsumen

Sebarkan artikel ini
ADVERTISEMENT

WONOSOBO, Liputan Terkini – Kodim 0707/Wonosobo melalui Koperasi Primkop Kartika B-04 mendistribusikan sayuran dari petani kepada ASN ke berbagai instansi di lingkungan Kabupaten Wonosobo. Pendistribusian ini dalam rangka menyelamatkan petani dari kerugian terlalu besar salah satunya ke Kecamatan Sukoharjo. (11/10/22)

Kapten Inf Iwan Nafarin selaku Ketua Primkop Kartika Kodim 0707/Wonosobo melalui Koperasi mendapat jatah membeli dan mendistribusikan sayuran dari petani kepada para anggota Kodim, Polres dan ASN di lingkungan Wonosobo. Sedangkan isi dari paket sayuran berupa tomat, kubis, labu/jipang, sawi dengan harga per paket 10.000. Berat paket kurang lebih 5 kg.

Box Iklan
ADVERTISEMENT
Box Iklan Banner
Lanjut Membaca

Karena saat ini harga sayur di petani sangat murah, untuk biaya operasional panen saja tidak mencukupi, menyebabkan sayur yang siap panen dibiarkan membusuk di ladang. Melihat permasalahan tersebut maka Muspida Wonosobo membuat sebuah gerakan Bela Beli Hasil Pertanian. Yaitu setiap anggota Kodim, Polres dan ASN diwajibkan membeli paket sayuran tersebut tiap minggu 1 paket melalui koperasi masing – masing.

“Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian dari anggota TNI, Polri dan ASN yang ada di Wonosobo dalam membantu petani akibat hasil pertanian yang harga jualnya sangat rendah, karena terlalu rendah biaya untuk panen saja dari pendapatan hasil petani masih mengalami kerugian apalagi ditambah biaya produksi petani tambah banyak kerugiannya. Untuk itu kami hadir membantu para petani membeli hasil pertanian tersebut” kata Kapten Inf Iwan Nafarin.

Semoga dengan adanya aksi bela beli hasil petani ini diharapkan dapat membantu para petani agar tidak mengalami kerugian yang besar. Sehingga diharapkan petani bisa lebih sejahtera. Kita semua menyadari bahwa saat ini hasil pertanian khususnya sayur sangat melimpah sementara daya beli masyarakat sangat menurun sehingga permintaan berkurang menyebabkan harga barang menjadi murah.

Dengan program ini semoga menjadi salah satu solusi memecahkan persoalan di bidang pertanian untuk kesejahteraan semua pihak, pungkas Kaprim.*

(Hen)
Sumber : Pendim0707

ADVERTISEMENT
Box Iklan Banner
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LBH RENAKTA
● Admin Online

Konsultasikan masalah hukum Anda secara cepat & rahasia.

💬 Chat WhatsApp Sekarang