Scroll untuk baca artikel
Aldy Travel Banyuwangi Bali Banner
Example floating
Example floating
ADVERTISEMENT
OpiniSumatera Utara

Seorang Kakek Lansia Hidup Sebatang Kara, Mengaku Tak Pernah Dapat Bantuan Pemerintah

18
×

Seorang Kakek Lansia Hidup Sebatang Kara, Mengaku Tak Pernah Dapat Bantuan Pemerintah

Sebarkan artikel ini
ADVERTISEMENT

DELI SERDANG, Liputan Terkini – Kesedihan harus dirasakan oleh seorang pria lansia yang hidup seorang diri. Kakek Khairuddin di usianya yang benar-benar sudah cukup tua ia harus bertahan hidup tanpa bantuan dari siapapun.

Kakek Khairuddin hanya tinggal di sebuah angkutan kota (angkot) kecil yang sungguh tidak layak. Saat ini kondisinya sangat memprihatinkan.

Box Iklan
ADVERTISEMENT
Box Iklan Banner
Lanjut Membaca

Namun, ia rela tetap bertahan hidup dalam kondisi yang menyedihkan tersebut. Bahkan untuk sekedar beristirahat dan tidur saja ia tidak mendapatkan tempat layak. Berikut wawancara singkat awak media liputanterkini.co.id. Simak dalam ulasan singkat berikut ini.

Tinggal Dalam Sebuah Angkutan Kota (Angkot)

Kakek Khairuddin yang
biasa ada di Dalu X A Dusun 1 Kecamatan Tanjung Morawa, Kabupaten Deli Serdang, Provinsi Sumatera Utara harus menerima dan menjalani rasa pahit dari kehidupan. Di usianya yang sudah cukup senja, ia hanya bisa menjalani kehidupan dari hari demi hari.

Tidur Beralaskan Lantai Dalam Angkot

Bukan hanya itu, kepiluan hidup kakek Khairuddin juga amat terasa ketika mengingat dirinya tidak memiliki tempat tidur. Untuk mengistirahatkan tubuhnya yang renta saja, ia harus rela tidur di lantai dalam sebuah angkutan kota (angkot)

Ia bahkan tidur hanya beralaskan lantai saja. Bukanlah sarung tebal dengan kondisi yang masih bagus dan layak pakai.

Kakek yang di sapa Udin ini tidak memiliki sanak saudara. Saat awak media liputanterkini.co.id mewawancarai tentang dirinya, beliau hanya mengharapkan belas kasihan dari orang-orang (28/02/23).

Pekerjaannya tidak menetap harus beliau jalani dengan sebatang kara. Dengan penghasilan dua puluh ribu per hari mau tidak mau harus beliau jalani hidup sendiri.

“Saya tidak pernah mendapatkan bantuan apapun dari pemerintah,” ucapnya.

Kakek yang berusia kurang lebih 63 tahun ini hanya pasrah terhadap keadaan saat ini. Setelah di tinggal mati istrinya kurang lebih 3 tahun, kakek ini tidak memiliki siapapun dan apapun.

“Kiranya pemerintah daerah maupun pusat dapat memberi bantuan kepada saya,” harapnya.* (Jhon Sinaga)

ADVERTISEMENT
Box Iklan Banner
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *