Amman – Presiden Republik Indonesia, Presiden Prabowo Subianto, menegaskan komitmen Indonesia dalam memperkuat koordinasi strategis dengan Abdullah II guna merespons krisis kemanusiaan yang terus berlangsung di Gaza dan Tepi Barat. Penegasan tersebut disampaikan dalam pertemuan bilateral di Istana Basman, Amman, Yordania, Rabu (25/02/2026).
Pertemuan bilateral membahas penguatan kerja sama Indonesia–Yordania dalam menangani situasi kemanusiaan di Palestina, termasuk dukungan terhadap solusi dua negara sebagai jalan menuju perdamaian yang adil dan berkelanjutan.
Pertemuan dihadiri langsung oleh Presiden Prabowo Subianto dan Raja Abdullah II ibn Al Hussein, beserta delegasi masing-masing negara.
Rabu, 25 Februari 2026. Istana Basman, Amman, Kerajaan Yordania Hasyimiah.
Presiden Prabowo menilai posisi strategis Yordania yang berbatasan langsung dan paling dekat dengan situasi di Gaza menjadikannya mitra penting dalam memperkuat koordinasi kemanusiaan dan diplomasi kawasan. Situasi di Palestina yang masih diliputi konflik dan dampak kemanusiaan menjadi alasan utama penguatan kerja sama tersebut.
Dalam pertemuan tersebut, kedua pemimpin negara menyepakati pentingnya peningkatan koordinasi diplomatik serta tindak lanjut komunikasi antarnegara anggota Board of Peace (BoP). Indonesia dan Yordania juga menyatakan kesamaan pandangan dalam mendorong penyelesaian konflik melalui solusi dua negara.
Presiden Prabowo menyampaikan apresiasi atas dukungan Yordania terhadap peran aktif Indonesia dalam isu Palestina. Sementara itu, Raja Abdullah II memberikan penghargaan atas konsistensi Indonesia dalam memperjuangkan kemerdekaan dan hak-hak rakyat Palestina di berbagai forum internasional.
Pertemuan ini menjadi bagian dari upaya diplomasi aktif Indonesia dalam memperkuat solidaritas global dan mendorong terciptanya stabilitas serta perdamaian di kawasan Timur Tengah.
Sumber: BPMI Setpres
KemensetnegRI #RilisPresiden














