SEMARANG – Suasana Pasar Imlek Semawis di Kota Semarang mendadak bergemuruh, Sabtu (14/2/2026) malam. Kehadiran Wakil Presiden Gibran Rakabuming menjadi magnet yang menarik ribuan pasang mata. Tanpa protokol ketat yang berjarak, Wapres terlihat menyusuri lorong-lorong pasar, menyapa pedagang dan pengunjung yang berebut bersalaman.
Putra sulung Presiden ke-7 RI itu tiba di lokasi setelah sebelumnya meninjau persiapan perayaan Imlek di Klenteng Sam Poo Kong dan mengunjungi warga korban tanah bergerak di Tembalang. Di Semawis, Wapres tampak menikmati kuliner khas dan sesekali berhenti untuk berdialog dengan pelaku UMKM.
Harjanto Halim, Ketua Komunitas Pecinan Semarang untuk Pariwisata (Kopi Semawis) yang menjadi “tour guide” Wapres, mengungkapkan kesan mendalam dari kunjungan tersebut.

“Pak Wapres senang sekali karena keberagaman di sini sangat terasa. Beliau melihat langsung bagaimana Tionghoa, Jawa, dan berbagai latar belakang bisa berbaur dan sama-sama menghidupkan usaha ekonomi rakyat,” jelas Harjanto.
Yang menarik, Wapres disebut secara khusus berpesan agar tradisi Pasar Semawis tidak boleh punah. “Beliau bilang, ‘ini tolong dijaga’. Karena menurut beliau, memulai tradisi itu susah, jadi kalau sudah berjalan harus dirawat. Apalagi ini bagian dari identitas budaya bangsa,” imbuhnya.
Kunjangan Wapres yang berlangsung sekitar satu jam tersebut dinilai sejalan dengan semangat pemerintahan Presiden Prabowo Subianto yang menjadikan persatuan dalam keberagaman sebagai prioritas pembangunan. Warga berharap, dengan apresiasi dari pemerintah pusat, Pasar Semawis bisa semakin dikenal dan terus lestari.
“Dengan keberlanjutan tradisi seperti ini, nilai-nilai toleransi dan kebersamaan bisa terus diwariskan ke anak cucu,” pungkas Harjanto.














