BANYUWANGI, liputanterkini.co.id – Pemerintah Desa Parijatah Kulon kecamatan Srono Kabupaten Banyuwangi menggelar kegiatan Bazar Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) dan pasar rakyat selama tiga hari berturut turut yang di mulai tanggal 13 hingga 15 Juli 2023.
Bazar itu pun nampak meriah dengan didukung ratusan tenda atau stand UMKM di kanan kiri bahu jalan pertigaan Parijatah kulon yang berjajar tersusun rapi untuk memasarkan berbagai produk produk UMKM/ jajanan dan makanan khas Banyuwangi dari warga Parijatah kulon.
Harapannya dengan adanya gebyar UMKM atau pasar rakyat selama tiga hari berturut bisa membangkitkan perekonomian rakyat serta mendukung pemulihan ekonomi rakyat.
Warga nampak antusias menyambut terobosan seperti ini, secara tidak langsung warga sangat terhibur dengan hiburan yang di gelar pula di pasar rakyat.
Selain basar UMKM, Nampak mobil samsat keliling Banyuwangi juga standby di sana, sehingga memudahkan warga dalam mengurus perpanjangan surat kendaraan di lokasi tersebut, karna petugas Samsat keliling Banyuwangi hadir dengan pelayanan prima ditengah kerumunan warga yang datang di lokasi pasar rakyat.
Kepala desa Parijatah Kulon, Misman saat di lokasi menyampaikan “Kegiatan pasar rakyat ini merupakan gagasan yang kedua kalinya dari pemuda karang taruna desa Parijatah Kulon dan Pemdes hanya memfasilitasi kegiatan tersebut. Luar biasa hari ini juga ada petugas Samsat keliling dari Banyuwangi yang hadir di pasar rakyat ini untuk membantu para warga dalam pengurusan perpanjangan dan pemutihan surat surat kendaraan. Jelas kades”
Program seperti ini sangat positif untuk bisa membangkitkan perekonomian rakyat serta mendukung pemulihan ekonomi rakyat dan kedepannya bisa menambah penghasilan untuk para warga dengan adanya pasar UMKM/ pasar rakyat ini. Pungkas Misman.
Sementara petugas Samsat Banyuwangi, Novi, S,E. saat di konfirmasi reporter liputanterkini.co.id mengatakan “Kami team petugas Samsat Banyuwangi Kota yang pada hari ini hadir di acara pasar rakyat/UMKM di desa Parijatah Kulon yang sudah berkoordinasi dengan kepala desa untuk memberi pelayanan kepada masyarakat yang akan membayar pajak kendaraan sudah jatuh tempo serta yang sudah lewat, terang Novi.
Tujuannya juga untuk menambah dan meningkatkan PAD ( pendapatan Asli Daerah) Jawa Timur dan mempermudah memberi pelayanan bagi masyarakat. Maka kami hadir disini agar masyarakat tidak jauh jauh datang ke Banyuwangi kota untuk mengurus perpanjangan dan pemutihan surat surat kendaraannya, tambahnya.
Himbauan untuk masyarakat Banyuwangi, khususnya dari warga desa Parijatah Kulon, segeralah membayar pajak kendaraannya sebelum jatuh tempo, saat ini pelayanan dari petugas Samsat Banyuwangi ada dimana mana jadi masyarakat tidak perlu harus datang di kantor Samsat induk Banyuwangi atau bisa di akses melalui on-line untuk mempermudah masyarakat membayar pajak kendaraanya. Tutup Novi.**
(Ynt)














