Scroll untuk baca artikel
Aldy Travel Banyuwangi Bali Banner
Example floating
Example floating
ADVERTISEMENT
Jawa TimurPemerintahan

Program Bunga Desa, Tinggalkan Kesan Indah di Desa Wringin Putih, Kades Sampaikan Beberapa Harapan..!

16
×

Program Bunga Desa, Tinggalkan Kesan Indah di Desa Wringin Putih, Kades Sampaikan Beberapa Harapan..!

Sebarkan artikel ini
ADVERTISEMENT

BANYUWANGI, Liputan Terkini – Program Bunga Desa Pemkab Banyuwangi, menjadi salah satu instrumen pengembangan ekonomi arus bawah yang menjadi skala prioritas, terutama untuk pemulihan ekonomi warga pasca pandemi.

Kali ini, Bunga Desa bertempat di Desa Wringin Putih, Kecamatan Muncar, Kabupaten Banyuwangi, Rabu (30/11/2022).

Box Iklan
ADVERTISEMENT
Box Iklan Banner
Lanjut Membaca

Tak di pungkiri, program Bupati Ngantor di Desa (Bunga Desa) yang di gaungkan oleh Pemerintah Daerah Banyuwangi selama ini, memberikan dampak yang sangat positif bagi jalannya pemerintahan di wilayah desa yang salah satunya memprioritaskan pengembangan usaha kecil mikro (UKM) di wilayah desa setempat.

“Kegiatan Bunga Desa di awali kunjungan ke sekolah – sekolah dilanjutkan kunjungan ke tempat bedah rumah, rumah stunting, rumah UMKM dan santunan para Lansia. Kemudian Bupati kembali ke kantor desa dengan menghampiri para warga di depan loket pelayanan untuk mengurus surat – surat”.

Bupati juga kunjungan di tempat usaha peternakan warga dan yang di akhiri dengan menggelar santunan di Masjid Baiturrohman Wringin putih.

Di konfirmasi di sela sela kesibukannya, Moh. Nurhadi, S. Hi, Kepala Desa Wringin Putih, menyampaikan terima kasih atas kunjungan Bupati Banyuwangi dengan program Bunga Desa di desa kami.

“Tak lupa terima kasih pula kepada para SKPD yang siaga mendampingi dalam program Bunga Desa, dengan layanan ini, di desa ada berbagai layanan terbaru, mulai Dispenduk, Dispenda dan lainya, warga nampak antusias datang untuk mengikuti program ini. Di pelayanan, pada saat ini tercatat 1000 warga peserta yang mengikuti program Bunga Desa, dan Semoga ke depannya Banyuwangi semakin maju”, ungkapnya.

Dalam program Bunga Desa ini, masyarakat banyak diuntungkan, mengurus surat tidak perlu jauh-jauh, cukup datang sebentar ke kantor desa sudah mendapatkan apa yang di harapkan. Masyarakat menyambut sangat luar biasa dengan program Bunga Desa ini, tambahnya.

Dalam kesempatan yang baik ini, kami sampaikan kepada Bupati tentang masih banyak persoalan-persoalan yang harus di perjuangkan termasuk masalah banjir, kemudian Rob dan juga masalah sampah.

Kebetulan Desa Wringin Putih sebagai desa penyangga yang ada di Teluk Pampang, selama ini terjadi kerusakan lingkungan, jadi sampah-sampah itu sudah menumpuk di bawah pohon-pohon mangrove dan selama ini kurang ada atensi.

Harapan kami, dinas lingkungan hidup itu tidak hanya menyasar ke rumah rumah, karena sampah-sampah yang berada di sungai-sungai karena budaya masyarakat masih belum bisa berubah. Mereka punya tradisi buang sampah di sungai. Hal ini sangat susah untuk di kendalikan.

Hal penting lainnya, kita punya lembaga pendidikan baik formal dan non formal kurang lebih ada 56 lembaga dengan jumlah pelajar di atas 10.000 kalau ditambah dengan pondok pesantren Insya Allah ada belasan ribu pelajar santri maupun anak didik. Namun kurang di dukung sarana dan prasarana, akses jalan lebarnya cuma 3 meter, sehingga dengan mobilitas pelajar sangat tinggi di saat suasana pagi dan siang itu sering terjadi kecelakaan.

Dengan kondisi seperti ini, kami mohon ada atensi atau di prioritaskan untuk segera di lakukan pelebaran jalan, pungkas Kades.*
(Edy/Yanto/Wan)

ADVERTISEMENT
Box Iklan Banner
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *