BANYUWANGI, Liputan Terkini – Koperasi Unit Desa (KUD) Mina Blambangan resmi dibuka setelah diresmikan oleh Bupati Banyuwangi Hj. Ipuk Fiestiandani. Bertempat di Desa Kedungrejo, Kec. Muncar, Kab. Banyuwangi, Sabtu, tanggal 12 November 2022.
Hadir dalam acara peresmian, Bupati Banyuwangi, Hj. Ipuk Fiestiandani., Kapolres Banyuwangi, Kombes Pol. Dedi Foury Millewa, SH., S.I.K., M.I.K., Dan Lanal Banyuwangi diwakili Letda Laut (T) Ach. Andri, Ali Mustofa, Amd, Anggota DPRD kabupaten Banyuwangi Fraksi Nasdem., Alief R. Kartiono Kepala Dinas Perikanan Banyuwangi., Mohamad Rawi, SH, MH Kajari Banyuwangi., Kepala Dinas Koperasi Usaha Mikro dan Perdagangan, Hj. RR. Nanin Oktaviantie dan Ketua KUD Mina Blambangan, David Wijaya serta jajaran Forpimka Muncar.
Dalam sambutannya, Haji Ridiyanto ketua panitia, menyampaikan terima kasih kepada seluruh undangan yang hadir, khususnya kepada Bupati Banyuwangi yang telah bersedia hadir dan pejabat Fprkopimda lainnya serta seluruh tim yang telah bekerja keras menyukseskan jalannya acara. Tak lupa ucapan terima kasih kepada anggota panitia, Polsek Muncar dan Koramil serta Media yang sudah hadir.
“Saya berharap semoga koperasi Mina Blambangan penuh manfaat dan barokah bagi masyarakat nelayan khususnya”, tegas Haji Ridiyanto yang akrab di sapa Haji Ridi.
Suasana saat pembukaan terasa sejuk karena habis turun hujan dan diramaikan dengan pengunjung dari masyarakat sekitar yang ingin melihat jalannya acara.
Ketua KUD Mina Blambangan, David Wijaya, mengucapkan terima kasih dan suatu kehormatan atas kehadiran para tamu undangan dalam acara peresmian KUD Mina Blambangan. Selanjutnya David memaparkan sejarah berdirinya Koperasi Mina Blambangan dari awal hingga terjadinya kevakuman.
Masih kata David, Koperasi Mina Blambangan yang sempat menjadi percontohan bagi Koperasi lain pada saat itu menjadi sangat sukses karena banyaknya aset yang dikelola ditambah lagi KUD sebagai pengelola pelelangan ikan bermitra dengan pemerintah sebagai penarik retribusi.
Namun seiring dengan waktu terjadi kemerosotan yang signifikan karena ada suatu hal yang menyebabkannya, menurut analisa David hal tersebut karena ketidaksingkronannya antar pengurus dalam tata kelola asset dan finansial membuat KUD ini lama-kelamaan tidak lagi mendapat kepercayaan di hati masyarakat. Inilah yang menjadi masalah hingga koperasi tidak lagi berfungsi sebagaimana mestinya, ungkap David.

Banyak yang bertanya kenapa saya mau membenahi koperasi ini lanjutnya, “Ada dua alasan, pertama karena amanah almarhum ayah saya, berpesan jadilah orang yang berguna bagi masyarakat, kedua adalah motivasi dari Pak Anas, saat menjadi bupati pernah menanyakan kenapa PAD Muncar kecil sekali.
Semoga dengan dukungan segala pihak mulai dari nelayan hingga pemangku jabatan serta para pengusaha dapat bersama-sama mewujudkan cita-cita kita semua memiliki sebuah koperasi yang sehat dan mampu menjalan fungsinya dengan baik sehingga berguna untuk seluruh masyarakat nelayan di Muncar dan peningkatan PAD di Kabupaten Banyuwangi, tambahnya.
Selama ini banyak pengurus yang hidup dari organisasi, nah saya akan rubah pola pikirnya, bagaimana orang harus menghidupkan organisasi. Pola pikir hidup dari organisasi ini menjadi sebab sulitnya sebuah koperasi berkembang, tutup David.
Sementara itu Ipuk Fiestiandani, sangat mengapresiasi usaha dari Pengusaha David Wijaya untuk menghidupkan kembali fungsi koperasi yang sudah lama tidak aktif. Namun beliau berpesan jangan hanya semangat diawal-awal berdiri saja, namun bisa terus beroperasi sepanjang masa yang tidak hanya membawa manfaat untuk para anggotanya namun bisa berguna bagi seluruh masyarakat.
Dalam kesempatan ini saya berpesan, khusus nya kepada Bapak David beserta seluruh pengurus dan anggota nya, mari bangun manajemen yang baik, buat rencana dan proses bisnis yang baik sehingga berjalannya koperasi nantinya akan jadi baik juga, pesan Ipuk.
Bupati juga mengajak segenap pengusaha untuk membuat laporan keuangan yang baik, sehingga nantinya dari sini diharapkan bisa meningkatkan PAD yang lebih baik pula.
Peresmian KUD ditandai dengan pemotongan tumpeng oleh Ibu Ipuk Fiestiandani serta foto bersama kemudian dilanjutkan dengan hiburan.
Selain tamu kehormatan tampak hadir Bapak Dede Abdul Ghany selaku Ketua HIPMI, Kepala BPJS Banyuwangi dan Vice Presiden Retail Domestik PT. Pertamina Lubricant, Bapak Ary Anggoro.
Sementara pihak keamanan Polsek dan Koramil terlihat bersiap mengantisipasi situasi acara inti dan hiburan berjalan aman dan tertib.*
(Edy)














