Scroll untuk baca artikel
Aldy Travel Banyuwangi Bali Banner
Example floating
Example floating
ADVERTISEMENT
Opini

Direktur Eksekutif IPM Sumut: Kapoldasu Tuntaskan Kasus Anak Polisi Aniaya Mahasiswa

14
×

Direktur Eksekutif IPM Sumut: Kapoldasu Tuntaskan Kasus Anak Polisi Aniaya Mahasiswa

Sebarkan artikel ini
ADVERTISEMENT

MEDAN, liputanterkini.co.id – Akibat peristiwa dugaan penganiayaan yang terjadi terhadap Ken Admila (korban) dirumah pelaku Aditya Hasibuan yang merupakan anak kandung dari Perwira menengah Poldasu AH (KBO Dit Narkoba Poldasu) di Sat Reskrim Polresta Medan, akhirnya ditarik proses penyidikan dan penangkapannya oleh Ditreskrimum Poldasu.

Kasus ini viral akibat penyidikan dan penangkapan terhadap pelaku yang begitu lambat oleh Satreskrim Polresta Medan diduga adanya campur tangan dari AH dalam proses penyidikan tersebut, namun setelah penangkapan terhadap pelaku (Aditya Hasibuan) oleh Ditreskrimum Poldasu, sampai saat ini penyidik belum membuka siapa saja yang menjadi saksi dilokasi kejadian, termasuk pria penodong senjata, perekam video, serta pengirim file video kepada keluarga korban, sehingga video kejadian tersebut menjadi viral.

Box Iklan
ADVERTISEMENT
Box Iklan Banner
Lanjut Membaca

Robbi Shahary, SH., MH, Direktur Eksekutif Indonesian Police Monitoring (IPM) Wilayah Propinsi Sumut meminta kepada Kapoldasu utk berani membuka perkembangan penyidikan kepada publik, jangan ada yg ditutupi seperti contoh pada kasus Ferdy Sambo, jangan sampai ada yg tertipu akibat keterangan dari para saksi dan pelaku, serta ada menghilangkan barang bukti lainnya, kita berharap tidak terjadi seperti itu lagi, penyidik poldasu harus bisa cepat utk memeriksa seluruh saksi yg berada di lokasi termasuk yg saat ini belum di publis kan siapa perekam dan penodong senjata kepada korban dan teman2 korban, segera tetapkan AH sebagai tersangka dan perekam video serta penodong senjata sebagaimana keterangan korban dan teman2 korban..

Kembalikan kepercayaan publik terhadap penegakan hukum oleh kepolisian dapat pulih kembali, setelah beberapa kasus Institusi kepolisian tercoreng akibat perilaku anggota kepolisian itu sendiri.

Jika terlalu lama proses penyidikan kasus ini diungkapkan dan ditetapkan tersangka baru terhadap AH dan rekan2 AH (perekam video dan penodong senjata), kami minta kepada Kapolri utk mencopot segera Kapoldasu dgn mencari Kapoldasu yg baru berani dan profesional dalam penegakan hukum tanpa pandang bulu.****
(Red/IPW)

ADVERTISEMENT
Box Iklan Banner
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *