BULELENG, Liputan Terkini – Belakangan masyarakat Bali, khususnya warga Hindu Kabupaten Buleleng resah dengan beredarnya video mesum yang di duga mantan oknum Sulinggih bersama wanita idaman lain (WIL) di Kecamatan Banjar.
Tak ayal, viralnya video mesum orang yang di anggap Suci itu menjadi perhatian banyak kalangan, hingga akhirnya sampailah info tersebut ke Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Kabupaten Buleleng.
Sebagai organisasi umat Hindu Indonesia yang mengurusi kepentingan keagamaan maupun sosial. Pengurus PHDI yang awalnya bernama Parisada Hindu Dharma Bali yang didirikan di pada tahun 1959 untuk memperjuangkan agar agama Hindu menjadi agama yang diakui di Indonesia itu angkat bicara.
Melalui pesan singkat WhatsApp, Ketua PHDI Kab. Buleleng, Dr. Drs I Gde Made Metera, M. Si menegaskan bahwa “Kami pengurus PHDI Kabupaten Buleleng awalnya tidak mengenali gambar yang viral itu. Setelah kami telusuri dan mencari informasi ke berbagai pihak akhirnya kami memperoleh informasi dari PHDI Kecamatan Banjar yang mengenali gambar itu, bahwa ia seorang Sulinggih dari Banjar”, terang I Gde Metera.
Menurut keterangan PHDI Kecamatan Banjar, Sulinggih yang viral itu sudah Nglukar Gelung. Tidak lagi sebagai Sulinggih….!.
Dulu saat Dwijati, ia tidak mengikuti proses di PHDI Buleleng. Itu sebabnya kami tidak mengenali dan ia juga tidak tercatat di PHDI Buleleng, tambahnya.
Meskipun begitu kami harus tetap berupaya agar tidak terjadi peristiwa serupa. Dan kami memohon agar umat Hindu tetap tenang dan tidak terprovokasi oleh peristiwa ini, pintanya.**
(Echa)














