BANYUWANGI, Liputan Terkini – Kapal ikan tradisional milik warga Muncar hanyut terbawa arus setelah mengalami patah as baling-baling di perairan Selat Bali, Rabu’ 11 Januari 2023 sekira pukul 21.00 Wib.
Hal itu berdasarkan laporan H. Tompoyono (52) warga Desa Tembokrejo Rt. 01 Rw. 04, Kec. Muncar Kab. Banyuwangi kepada Team Quick Response Lanal Banyuwangi.
Sementara itu, Komandan Pos TNI AL Muncar, Letda Laut (T) Ach. Andri, kepada Liputan Terkini, menjelaskan bahwa Kapal ikan tersebut bernama ‘Planet’, di nahkodai oleh Ali Roso (55) warga Desa Tembokrejo Rt. 01 Rw. 04, Kecamatan Muncar yang sekaligus sebagai pemilik kapal, ucap Letda Andri.
Menurut pelapor, kejadian pada Rabu 11 Januari 2022 sekitar pukul 18.00 Wib, Kapal dalam perjalanan pulang dari Pelabuhan Pandean ke Pelabuhan Muncar, namun sekira Pukul 20.00 Wib kapal mengalami patah as, di tengah perjalanan.
“Pada pukul 20.00 Wib, Kapal mengalami patah as di perairan Selat Bali (Bulusan) dan menyebabkan baling-baling tidak dapat berputar, sehingga kapal hanyut terbawa arus. Nahkoda kapal kemudian berusaha memperbaiki kerusakan, namun as propeler tidak dapat diperbaiki, sehingga nahkoda memutuskan untuk lego jangkar, agar kapal tidak hanyut terbawa arus”, terang Letda Laut (T) Ach Andri.

Masih Letda Laut (T) Ach Andri, Selanjutnya pada pukul 21.30 Wib Team Quick Response Lanal Banyuwangi, melaksanakan pencarian dibantu Kapal Nelayan dari Desa Tanjung Banyuwangi yang dikemudikan oleh Agus, Kamis 12 Januari 2023 Pukul 01.00 Wib, Kapal Ikan Planet berhasil ditemukan di Perairan Bulusan dalam keadaan lego jangkar, kemudian kapal di tunda menuju Pelabuhan Pantai Boom.
Selanjutnya pada pukul 02.30 Wib kapal berhasil disandarkan di Pelabuhan Pantai Boom dalam keadaan aman dan ABK seluruhnya selamat.
“Kerugian personil nihil, material as propeler putus, sementara itu keseluruhan Kegiatan berjalan dengan aman dan lancar” pungkas Ach Andri.**
(Edy/Kris)



















