Scroll untuk baca artikel
Aldy Travel Banyuwangi Bali Banner
Example floating
Example floating
ADVERTISEMENT
Nasional

Wapres Gibran Lepas 150 Pejuang Digital untuk Percepat Pembelajaran di Wilayah 3T

21
×

Wapres Gibran Lepas 150 Pejuang Digital untuk Percepat Pembelajaran di Wilayah 3T

Sebarkan artikel ini
Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka saat melepas 150 peserta Program Pengabdian Alumni Pejuang Digital di Istana Wakil Presiden, Jakarta, Kamis (2/4/2026), untuk mendukung percepatan digitalisasi pembelajaran di wilayah 3T.
ADVERTISEMENT

Jakarta, 2 April 2026 — Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka secara resmi melepas peserta Program Pengabdian Alumni Pejuang Digital di Istana Wakil Presiden, Jakarta Pusat, Kamis (02/04/2026). Program ini ditujukan untuk mendorong percepatan digitalisasi pembelajaran interaktif, khususnya di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).

Program tersebut merupakan langkah strategis pemerintah untuk menjembatani kesenjangan akses pendidikan serta meningkatkan kualitas pembelajaran di daerah dengan keterbatasan layanan pendidikan.

Box Iklan
ADVERTISEMENT
Box Iklan Banner
Lanjut Membaca
Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka saat melepas 150 peserta Program Pengabdian Alumni Pejuang Digital di Istana Wakil Presiden, Jakarta, Kamis (2/4/2026), untuk mendukung percepatan digitalisasi pembelajaran di wilayah 3T.

Dalam arahannya, Wapres menegaskan bahwa pemanfaatan teknologi dalam sektor pendidikan kini menjadi kebutuhan yang tidak terelakkan di tengah pesatnya perkembangan zaman. Ia juga menekankan pentingnya peningkatan kapasitas sumber daya manusia agar transformasi digital mampu mendorong produktivitas dan membuka peluang ekonomi baru.

“Digitalisasi pendidikan bukan sekadar adopsi teknologi, tetapi juga perubahan pola pikir dan cara belajar dalam menyiapkan masa depan,” ujar Wapres.

Program Pengabdian Alumni Pejuang Digital merupakan hasil kolaborasi antara Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah dan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan. Sebanyak 150 alumni LPDP akan diterjunkan ke 150 sekolah dasar selama tiga bulan.

Para peserta akan ditempatkan di sejumlah daerah, yakni Sumedang, Kupang, Halmahera Utara, dan Merauke. Mereka bertugas mendampingi guru dalam pemanfaatan teknologi serta memperkuat pembelajaran berbasis digital.

Program ini diharapkan mampu mempercepat transformasi pendidikan nasional yang lebih inklusif dan adaptif terhadap perkembangan teknologi, khususnya di wilayah 3T.

 

Sumber: BPMI Setwapres

ADVERTISEMENT
Box Iklan Banner
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

galabet giriş | grandpashabet | grandpashabet | grandpashabet | grandpashabet | betebet | meritbet | Meritbet | trendbet giriş | galabet | jojobet giriş | jojobet | betasus | hiltonbet | Report Phishing |