Scroll untuk baca artikel
Aldy Travel Banyuwangi Bali Banner
Example floating
Example floating
ADVERTISEMENT
Nasional

Pemerintah Genjot PLTS Nasional hingga 100 GW, Investasi Energi Surya Terus Masuk

5
×

Pemerintah Genjot PLTS Nasional hingga 100 GW, Investasi Energi Surya Terus Masuk

Sebarkan artikel ini
Oplus_131072
ADVERTISEMENT

Jakarta – Pemerintah mempercepat pembangunan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di berbagai wilayah Indonesia dengan target kapasitas mencapai 100 gigawatt. Langkah tersebut merupakan bagian dari strategi nasional untuk memperkuat swasembada energi sekaligus mendorong penggunaan energi baru terbarukan.

Percepatan pembangunan PLTS itu dibahas dalam rapat yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto di Istana Merdeka, Jakarta, pada Kamis (5/3/2026).

Box Iklan
ADVERTISEMENT
Box Iklan Banner
Lanjut Membaca

Menteri Investasi dan Hilirisasi sekaligus Kepala Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara, Rosan Roeslani, mengatakan pembangunan PLTS direncanakan menjangkau seluruh desa di Indonesia, namun tahap awal akan diprioritaskan pada wilayah yang telah memiliki infrastruktur distribusi listrik.

“Sebenarnya di semua desa, tetapi tadi diprioritaskan mungkin di daerah-daerah yang memang sudah punya distribusinya. Jadi dari usulan awal sekitar 100 gigawatt, tahap pertama diprioritaskan sekitar 13 gigawatt,” ujar Rosan kepada awak media usai rapat.

Menurut Rosan, pemerintah juga mencatat masuknya investasi besar untuk mendukung ekosistem industri tenaga surya di dalam negeri. Salah satunya berupa pembangunan pabrik dengan nilai investasi mencapai 1,4 miliar dolar AS.

Ia menjelaskan investasi tersebut diproyeksikan mampu menghasilkan kapasitas produksi hingga 50 gigawatt dan dijadwalkan rampung pada akhir tahun ini. Kehadiran pabrik tersebut diharapkan dapat memperkuat penggunaan komponen dalam negeri dalam proyek-proyek PLTS nasional.

“Jadi itu juga akan membantu kita bisa menggunakan produksi dalam negeri untuk proyek PLTS ini,” katanya.

Selain itu, pemerintah juga tengah mengembangkan proyek percontohan PLTS yang digagas oleh Danantara di Kabupaten Sumenep dengan kapasitas 1 megawatt. Prototipe tersebut akan ditinjau oleh tim dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) serta Kementerian Pendidikan Tinggi untuk dievaluasi sebelum diperluas ke wilayah lain.

Rosan menambahkan, Presiden Prabowo juga mendorong percepatan pembangunan PLTS melalui berbagai skema pendanaan, baik dari dalam negeri maupun melalui kerja sama dengan pihak swasta yang memiliki teknologi serta kemampuan dalam pengembangan panel surya dan sistem baterai.

Danantara, lanjutnya, diminta untuk segera mempelajari struktur pendanaan yang memungkinkan percepatan implementasi proyek PLTS di berbagai daerah.

Langkah ini diharapkan dapat memperkuat ketahanan energi nasional sekaligus mempercepat transisi menuju pemanfaatan energi bersih di Indonesia.

ADVERTISEMENT
Box Iklan Banner
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LBH RENAKTA
● Admin Online

Konsultasikan masalah hukum Anda secara cepat & rahasia.

💬 Chat WhatsApp Sekarang