BLITAR, liputanterkini.co.id – Simbol Radya Laksana dari Kasunanan Surakarta Hadiningrat adalah simbol resmi merupakan lambang yang memiliki makna filosofis yang mendalam dan menjadi identitas keraton serta tuntunan hidup bernegara dan bermasyarakat bagi warga Kasunanan. Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat salah satu kerajaan Jawa yang terjaga eksistensinya hingga saat ini, banyak peninggalan yang dijadikan pusaka salah satunya Radya Laksana yang memiliki makna lambang kerajaan.
Pada hari Senin sore kemarin ( 7/7/2025 ) dengan upacara sederhana di Pesarean Mbah Imam Sampurna yang terletak di Kelurahan Sutojayan telah diserahkan simbol Radya Laksana oleh Ki Aziz Zakaria pemangku lembaga pelestari adat, sejarah dan budaya Paseban XI Blitar Raya yang mendapat tugas menyerahkan ( dititipi, Red ) dari Kasunanan Surakarta Hadiningrat melalui amanah yang diberikan kepada Ki Wiro dari Mojokerta untuk diserahkan kepada Juru Kunci Makam Mbah Imam Sampurna yang saat dipegang oleh Mbah Slamet Riyadi yang juga beberapa waktu sebelumnya telah Kekancingan dari Pengageng Parentah Karaton Surakarta Hadiningrat.
Dalam kesempatan wawancara dengan awak media Ki Aziz Zakaria menjelaskan bahwa ” Bahwa penyerahan simbol Radaya Laksana Kasunanan Surakarta Hadiningrat jangan dinilai dari nilainya yang berapa tapi konteksnya adalah menjalin hubungan antara makam Mbah Imam Sampurna dengan pihak Kasunanan Surakarta dan kedepan harapannya ada keterlibatan penjaga dan pelestari makam lelulur Mbah Imam Sampurna dengan keraton Kasunanan Surakarta dan adanya pengakuan keberadaan makam dari bahwa Mbah Imam Sampurna yang merupakan seorang tokoh yang berpengaruh di Kasunanan Surakarta ” jelasnya.
Ki Aziz menambahkan bahwa ” Tokoh Mbah Imam Sampurna sendiri sangat berpengaruh di Kasunanan Surakarta agar masyarakat disini merawat makam ini dengan sebaik – baiknya sebagai makam leluhur, sekaligus suatu ketika ada acara ada bedah sejarah atau adanya penulusuran sejarah yang bisa memberikan wawasan ilmu dan pencerahan siapa sebenarnya Mbah Imam Sampurna itu dan nanti diselaraskan dengan arsip – arsipo sejarah yang tersimpan di Kasunan Surakarta, ” tambahnya.
Ditempat yang sama Plt.Lurah Sutojayan, Heri Siswanto yang menerima penyerahan simbol Radya Laksana dari Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat untuk diteruskan kepada Juru Kunci makam Mbah Imam Sampurna memberikan penjelasan bahwa ” Sebagai Kaepala Kelurahan Sutojayan yang sangat berterima – kasih ada perhatian dari Kasunanan Surakarta atas keberadaan beliaunya tokoh yang berpengaruh Mbah Imam Sampurna yang makamnya ada disini yang dulunya dikenal sebagai Pangeran Prabu yang pada hari ini telah saya terima simbol Radya Laksana untuk saya teruskan kepada Juru Kunci makam ini. Dengan adanya pengakuan atau penghargaan ini bisa untuk menolak isu yang akhir – akhir ini terjadi seperti adanya makam palsu dan gerakan yang mengatas – namakan habib,” terang pak Lurah yang juga menjabat sebagai Lurah Sukorejo di Kecamatan Sutojayan di wilayah Kabupaten Blitar. ( Fen/Red )



















