Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Jawa TimurUnggulan

Ratusan Warga Bersama Puskaptis Geruduk Kantor Bupati Banyuwangi Tuntut Pilkada Bersih dan Bebas Kecurangan

1
×

Ratusan Warga Bersama Puskaptis Geruduk Kantor Bupati Banyuwangi Tuntut Pilkada Bersih dan Bebas Kecurangan

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

BANYUWANGI – liputanterkini.co.id | Lagi Muhammad Amrullah sebagai pimpinan Pusat Kajian Kebijakan dan Pembangunan Strategis (Puskaptis) Pimpin Ratusan massa menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Bupati dan Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Banyuwangi, Rabu (20/11/2024), menuntut penyelenggaraan Pilkada yang bersih dan bebas dari kecurangan.

Demonstrasi ini dipimpin oleh Muhammad Amrullah, Direktur  (Puskaptis) Banyuwangi, dengan orasi utama disampaikan oleh seorang aktivis dan juga Pengacara di Banyuwangi  bernama Rifki. 

Example 300x600

Dalam orasinya Rifki mengatakan “Kami ingin Pilkada yang jujur dan adil  dari segala bentuk kecurangan harus dihentikan,” seru Rifki di hadapan para demonstran.
Aksi ini muncul menyusul dugaan adanya ijon proyek senilai Rp. 600 miliar yang diduga dilakukan oleh salah satu pasangan calon. Amrullah menegaskan bahwa praktik tersebut tidak hanya melanggar prinsip demokrasi, tetapi juga mencederai kepercayaan masyarakat.

“Kami mendesak transparansi dalam penggunaan anggaran APBD. Jangan ada transaksi gelap demi kemenangan politik. Ini soal masa depan Banyuwangi,” kata Amrullah.
Para peserta aksi membawa berbagai spanduk dan poster bertuliskan “Tolak Politik Uang” dan “Banyuwangi Butuh Pemimpin Bersih”. Mereka juga menyerukan peningkatan pengawasan dari KPU dan Bawaslu untuk memastikan Pilkada berjalan sesuai prinsip demokrasi.

Lebih lanjut, aksi demo yang berlangsung sejak pagi ini berjalan damai dengan pengawalan ketat dari aparat kepolisian Polresta Banyuwangi
Demonstrasi ini menjadi pengingat bahwa masyarakat Banyuwangi menginginkan proses demokrasi yang bersih dan transparan. Pilkada Banyuwangi yang dijadwalkan pada 27 November 2024 diharapkan menjadi ajang demokrasi yang bermartabat, tanpa bayang-bayang kecurangan.

Masih kata Rifki “Kami akan terus mengawal dan memastikan Banyuwangi mendapat pemimpin yang layak dan mumpuni. Demokrasi harus jujur dan adil, bukan dimanipulasi,
Masyarakat kini menunggu tanggapan resmi dari KPU dan pihak berwenang atas tuntutan dan dugaan yang disampaikan dalam aksi ini jika tidak kami akan datang lagi dengan membawa massa lebih banyak lagi”. Ucapnya tegas. (Ira)

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *