BANYUWANGI, liputanterkini.co.id – Kediaman Kariyono di Dusun Umbulrejo, Desa Bagorejo, Kecamatan Srono, Kabupaten Banyuwangi menjadi saksi dari acara workshop UMKM dan Koperasi yang digelar dengan tema “Penguatan UMKM dan Peran Strategisnya bagi Pemberdayaan Perempuan”. Acara ini dihadiri oleh narasumber Nanang Khosim, perwakilan dari Ikatan Sarjana NU Cabang Banyuwangi, dan Hamdan Ramahurmuzi dari Yayasan Pendidikan Islam dan Sosial Miftahul Huda.
Pidato pembukaan disampaikan oleh Bapak Hermanto, SE, yang merupakan Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur. (1/6/2023).
Workshop ini bertujuan untuk membahas peran UMKM dalam pemberdayaan perempuan serta strategi yang dapat diterapkan untuk memperkuat sektor UMKM di Banyuwangi. Dalam sambutannya, Bapak Hermanto, SE, mengungkapkan pentingnya peran UMKM dalam perekonomian lokal dan kesempatan kerja yang dihasilkannya bagi perempuan. Beliau juga menekankan pentingnya dukungan dari pemerintah dan lembaga terkait dalam menciptakan lingkungan yang kondusif bagi pertumbuhan UMKM dan pemberdayaan perempuan.
Narasumber pertama, Nanang Khosim, membahas tentang potensi UMKM dan strategi pengembangannya. Beliau menyoroti peran penting perempuan dalam UMKM serta upaya untuk memberikan akses lebih besar bagi perempuan dalam memulai dan mengembangkan usaha kecil dan menengah. Ia juga memaparkan beberapa program yang dapat membantu UMKM dan perempuan dalam mencapai kesuksesan, seperti pelatihan keterampilan, pendampingan usaha, dan akses ke pembiayaan.
Narasumber kedua, Hamdan Ramahurmuzi, berbagi pengetahuannya tentang koperasi dan peran strategisnya dalam pemberdayaan perempuan. Beliau menjelaskan bahwa koperasi dapat menjadi wadah yang efektif bagi perempuan untuk berkolaborasi, berbagi pengetahuan, dan meningkatkan daya saing usaha. Ia juga menyoroti pentingnya pembinaan koperasi sebagai langkah nyata dalam mendorong partisipasi aktif perempuan dalam kegiatan ekonomi.
Acara ini dihadiri oleh para pelaku UMKM, perwakilan lembaga pemerintah, tokoh masyarakat, dan masyarakat umum yang tertarik dengan pemberdayaan perempuan dan pengembangan UMKM. Diskusi yang berlangsung selama workshop memberikan ruang bagi peserta untuk bertukar pengalaman, berbagi ide, dan menjalin jaringan kerja yang saling mendukung.
Workshop UMKM dan Koperasi dengan tema “Penguatan UMKM dan Peran Strategisnya bagi Pemberdayaan Perempuan” di Kediaman Kariyono, Banyuwangi, berhasil memberikan wawasan dan inspirasi kepada peserta.
Untuk mengembangkan UMKM dan memperkuat peran strategisnya dalam pemberdayaan perempuan. Para peserta workshop mendapatkan pemahaman yang lebih mendalam tentang potensi UMKM dan koperasi sebagai motor penggerak ekonomi lokal.
Selain itu, workshop ini juga menjadi platform untuk mempromosikan program-program pemerintah dan lembaga terkait yang dapat membantu UMKM dan perempuan dalam mengembangkan usaha mereka. Para peserta diberikan informasi tentang pelatihan keterampilan, pendampingan usaha, dan akses ke pembiayaan yang dapat mereka manfaatkan untuk meningkatkan kualitas dan daya saing produk UMKM.
Diskusi yang berlangsung selama workshop juga memberikan kesempatan bagi para peserta untuk berbagi pengalaman dan best practice(praktek terbaik) dalam menghadapi tantangan yang dihadapi oleh UMKM. Mereka saling menginspirasi dan memberikan saran serta solusi bagi permasalahan yang sering dihadapi oleh UMKM dalam hal pemasaran, manajemen keuangan, dan pengembangan produk.
Acara ini menjadi bukti nyata komitmen pemerintah daerah dan lembaga terkait dalam mendukung pengembangan UMKM dan pemberdayaan perempuan. Melalui workshop ini, diharapkan UMKM di Banyuwangi dapat semakin berkembang, memberikan kontribusi ekonomi yang signifikan, serta membuka peluang kerja yang lebih luas bagi perempuan.
Sebagai penutup, workshop UMKM dan Koperasi dengan tema “Penguatan UMKM dan Peran Strategisnya bagi Pemberdayaan Perempuan” di Kediaman Kariyono, Banyuwangi, sukses menginspirasi para peserta untuk terus berinovasi dan mengembangkan usaha mereka. Diharapkan acara serupa dapat terus dilaksanakan untuk mendorong pertumbuhan UMKM dan memberdayakan perempuan dalam perekonomian lokal.**
(YoSe)



















