Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
NasionalUnggulan

Jual Sawah dan Emas untuk Membantu Negara Pertama Kali Beli Pesawat, Siapakah Orang Ini…!

2
×

Jual Sawah dan Emas untuk Membantu Negara Pertama Kali Beli Pesawat, Siapakah Orang Ini…!

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

CERITA SEJARAH, liputanterkini.co.id – Tidak banyak yang tahu salah satu warga Aceh penyumbang pesawat pertama republik Indonesia. Beliau adalah Nyak Sandang yang tinggal di Lambo Aceh.

Berawal dari kedatangan Sukarno pasca Indonesia merdeka, tepatnya tahun 1948 sang presiden datang ke serambi Mekkah Aceh untuk mencari dana guna pembelian pesawat yang menjadi cikal bakal maskapai penerbangan Garuda Indonesia.

Example 300x600

Nyak sandang yang kala itu masih berusia 23 tahun berinisiatif menjual sepetak tanah dan emas 10 gram miliknya.

Dari penjualan tanah dan emas tersebut di dapatkan uang senilai Rp.100, Nyak sandang mudapun menyerahkan uang tersebut kepada negara dan di tambah lagi dari masyarakat Aceh, Sukarno menerima sumbangan 120 ribu dolar Singapura dan 20kg emas murni.

Dari uang tersebut, presiden Sukarno membeli 2 pesawat yang masing – masing di beri nama Seulawah R-001 dan Seulawah R-002 yang merupakan cikal bakal maskapai penerbangan Garuda Indonesia.

Nyak Sandang sendiri sebagai salah satu penyumbang di tahun 2018 berkesempatan mendapatkan penghargaan dari pemerintah sesuai dengan 3 permintaan yang ia ajukan.

Yang pertama ia ingin mendapatkan layanan operasi katarak , yang kedua ingin di bangunkan masjid di kampung halamannya Lambo Aceh dan yang ketiga ingin sekali menunaikan ibadah haji.

Terkait permintaan tersebut , pemerintah langsung memenuhi operasi katarak dan umroh di tahun yang sama yaitu 2018 , karena untuk berhaji harus menunggu lama . Sedangkan masjid yang di ia minta baru selesei dan bisa di gunakan oleh masyarakat pada tahun 2022.

“Terima kasih Pak, yg telah
beri sumbangan sangat besar, untuk NKRI ,’ kata Rahman rahman dalam komentarnya di salah satu media sosial, (18/03/23).

Ai Rin menambahkan, “Siapa yang menanam kebaikan dengan ikhlas…suatu saat akan kembali pada diri kita sendiri , semoga panjang umur kek,” do’anya kepada Nyak Sandang.(***)

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *