BANYUWANGI, Liputan Terkini – Lagi, pak Sumardi, lelaki paruh baya, warga Dusun Krajan Rt. 03 Rw. 04 Desa Kebaman, Kec. Srono, Kab. Banyuwangi ini belum kembali ke rumahnya, sejak Sabtu, 7 Januari 2023 yang lalu.
Menurut anaknya, Dhita, Sabtu siang, Sumardi pamitan ke rumah Kyai Kembar, di Kec. Bangorejo, namun ketika Minggu di pastikan ke rumah Kyai Kembar olehnya, pak Sumardi tidak ada di sana.
“Sabtu siang, pamitnya ke rumah abah Kyai Kembar di Bangorejo, berangkat naik sepeda cucunya, Mini merek Pasific, warna hitam – putih, tapi hari Minggunya saya cek kesana gak ada”, ucap Dhita.
Bahkan kemarin saya udah nyari ke Purwoharjo, Karetan, Bangorejo, Pesanggaran namun belum ketemu.
Bapak saya mengalami Schizophrenia atau gangguan kejiwaan, kalo pas gelisah tidak bisa tidur, berati agak kambuh, dan kalau udah kambuh mesti keluar rumah jalan-jalan, jadi kalau bapak udah keluar rumah, mulai jalan-jalan gitu, berarti agak kambuh.
Biasanya kalau udah kambuh, mesti juga sowan ke abah, cuma biasae tak antar, lha kemarin Sabtu saya pas kerja, jadi tidak bisa nganter, masalahnya kalau mau ke abah sendiri, bapak tidak tau jalannya, saya lupa saat itu. Tapi biasanya juga pulang, bahkan pernah sampai 1 Mingguan baru pulang, waktu itu saya juga lapor polisi, tambah Dhita.
Saya kepikiran terus, masalahnya kalau tidak cepat ketemu, saya tidak bisa kasih obat ke bapak, khawatir malah parah kambuhnya, pungkas Dhita.
Perlu di ketahui, hari ini Dhita akan meluangkan waktu lapor polisi dengan membawa foto bapaknya, dengan harapan bapaknya segera di ketemukan.*
Catatan : Bagi yang mengetahui keberadaan pak Sumardi, mohon menghubungi keluarganya atau kantor redaksi Liputan Terkini dan pemdes Kebaman.
(Red)



















