BANGLI, Liputan Terkini –
Bhabinkamtibmas ujung tombak Kepolisian sebagai pelindung, pengayom dan Pelayan masyarakat serta merupakan mata telinga dan perpanjangan tangan pinpinan Polri.
Bertempat di Ruang Rapat BAPPEDA Kabupaten Bangli Bhabinkamtibmas Desa Peninjoan Aiptu Dewa Ketut Tagel menghadiri kegiatan FGD membahas Pemekaran Desa Peninjoan yang dibahas oleh Lembaga Penelitian Unipersitas Warmadewa bekerja sama dengan BAPPEDA Kabupaten Bangli. Senin (5 /12/2022).
Forum Group Diskusi Oleh Kadis PMD Kabupaten Bangli Anak Agung Purnama SSTP, Camat Tembuku I Putu Sumardiana, Danramil Tembuku diwakili Bamin Sertu Nyoman Jujur, Kapolsek Tembuku diwakili Bhabinkamtibmas Desa Peninjoan Aiptu Dewa Ketut Tagel, Perbekel Desa Peninjoan I Putu Joantara, PJ Perbekel desa Persiapan Pulasari I Wayan Sutresna, Ketua BPD Desa Peninjoan I Md yasa, Ketua LPM Desa Peninjoan I Wayan Kerta, Para Kadus sedesa Peninjoan.
Dalam acara giat FGD Membahas hal hal yang menonjol yaitu memastikan Penetapan nama Desa Persiapan PULASARI bukan PULESARI, selama kegiatan diskusi selain nama Desa juga ada hal hal yang menonjol dibahas yaitu mengenai jumlah Penduduk Desa Pulasari yang datanya ada perbedaan dalam laporan yang terahir dengan laporan sebelumnya, namun setelah diadakan diskusi jumlah penduduk sudah bisa dipastikan sebanyak 5.485 Jiwa 1.560 KK.
Kapolsek Tembuku AKP Putu Gede Ardana, SH mengatakan, ” Bahwa kegiatan apapun yang ada di wilayah binaan, para Babhin agar mengikuti perkembangannya. Apalagi dalam menyelesaikan suatu permasalahan perlu dipantau karena bagian dari kegiatan Sipandu beradat. Mencari jalan penyelesaian yang terbaik sehingga dua belah pihak tidak ada yang merasa dirugikan, sehingga tercipta situasi Harkamtibmas yang kondusif. “Jelas Kapolsek Tembuku.**
(Echa/Hms)
















