BANYUWANGI, Liputan Terkini – Keterangan tertulis M. Khoiri, Plt. Kepala Dinas Pertanian kabupaten Banyuwangi yang menyatakan bahwa terkait pupuk bersubsidi, ada 7 kecamatan di Banyuwangi sudah terpenuhi sesuai e RDKK di soal ketua Pendopo Semar Nusantara, Uny Saputra yang akrab di sapa Mbah Unik.
Pasalnya, menurut mbah Unik, masih banyak petani yang teriak karena susahnya mendapatkan pupuk bersubsidi. Ada 7 kecamatan sudah terpenuhi, menurut M. Khoiri, kecamatan mana saja..?, tanya mbah Unik.
“Saya harap pejabat dinas terkait /Komite Pengawasan Pupuk subsidi harus turun ke lokasi dan ketemu langsung dengan para petani, apa bener pupuk subsidi sudah terpenuhi menurut petani”, ungkap mah Unik.
Sebelumnya, M. Khoiri, Plt. Kepala Dinas Pertanian melalui chat WhatsApp kepada awak media, menerangkan terkait stok pupuk subsidi ada tujuh kecamatan di Banyuwangi sudah terpenuhi, sesuai e RDKK, yakni kecamatan Tegal Dlimo, Tegal Sari, Purwoharjo, Bangorejo, Cluring dan Pesanggaran, tulis Khoiri.
Sementara Ibnu Rusdi, Ketua Gapoktan desa Benculuk, kec. Cluring membantah tegas pernyataan M. Khoiri, Plt. Kepala Dinas Pertanian Banyuwangi jika di Kec. Cluring kebutuhan pupuk subsidi telah terpenuhi.
“Saya selaku ketua Gapoktan desa Benculuk menyatakan bahwa apa yang di sampaikan M. Khoiri di beberapa media jika pupuk subsidi di kec. Cluring sudah terpenuhi sesuai e RDKK itu tidak sesuai fakta”, tegas Rusdi.
Saya mengharap pejabat terkait bersedia turun ke lapangan untuk dapat membuktikan jika penyaluran pupuk subsidi di 7 kecamatan sudah terpenuhi.
Dan sebaiknya mekanisme penyalurannya di kembalikan semula, yakni lewat Gapoktan/kelompok tani secara langsung, sehingga akan lebih tepat sasaran, pungkas Ibnu Rusdi.*
(Ira)



















